Unjuk Rasa Pembangunan SPBU Di Kudus, Kenapa ya??

Lintaskudus.com - Dua SPBU yang rencana akan dibangun di jalan Jendral Soedirman dan di jalan KH Asnawi menuai protes keras oleh masyarakat, terpantau puluhan warga yang mengatasnamakan koalisi rakyat, ormas, dan LSM Kudus menggelar aksi damai di Simpang Tujuh Kudus terkait penolakan pembangunan SPBU baru, Senin (16/10) siang.

Penolakan tersebut lantaran SPBU yang ada di Kudus dinilai sudah terlalu banyak dan akan menambah kesemrawutan lalulintas jika terus bertambah, mengingat jam-jam tertentu dikawasan yang akan dibangun SPBU selalu terjadi ketersendatan arus lalulintas.

Menyikapi hal itu, Polsek Kudus dengan di backup Polres Kudus  munurunkan 97 personilnya guna melaksanakan pengaman aksi damai tersebut. Mengingat aksi yang dilakukan didepan pendopo kabupaten Kudus.

Koordinator aksi, Sumardi, mengatakan penolakan pembangunan baru SPBU di Kudus terdapat di dua titik. Pertama yaitu di jalan Jenderal Soedirman kawasan depan Polres Kudus, sedang kedua berada di jalan KHR Asnawi atau sebelah barat pabrik HIT Pilitron.

“Kudus kota yang kecil, jadi tak butuh penambahan baru SPBU. Apalagi, selama ini tidak ada kesulitan SPBU yang sampai kehabisan. Jadi sudah cukup,” ucap Sumardi yang juga ketua LSM Perintis.

Ditambahkan, jumlah SPBU di Kudus kini sudah mencapai 19  SPBU. Jumlah tersebut sudah tersebar di sembilan kecamatan di Kudus, sehingga tidak membutuhkan tambahan SPBU lagi.

Selain itu, ia juga meminta Kapolres Kudus untuk tidak memberi rekomendasi izin pembangunan SPBU di Kudus. Begitu juga untuk Dinas Penanaman Modal, pelayanan terpadu satu pintu agar tak mengeluarkan izin Operasional SPBU dan juga IMB nya.

Menanggapi aksi demo tersebut, Kepala Dinas Penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu (BPMPPT) Kudus Revlisianto Subekti mengatakan, hingga kini belum ada pengajuan izin atas SPBU di Kudus. Sehingga belum bisa menentukan kebijakan.

“Jika memang menurut aturan tak diperbolehkan, maka tidak bisa diberikan izin,” tutup Revli.

Sumber : Tribratanews.kudus.jateng.polri.go.id

No comments

Powered by Blogger.