Bea Cukai Kudus Musnahkan 18 Ton Rokok Ilegal



LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus mengadakan kegiatan pemusnahan badan milik negara (BMN) hasil penindakan pada Selasa, (19/12/2017).


Pemusnahan dengan diawali kegiatan Ceremonial di aula kantor, dan pembakaran sample obyek pemusnahan dihalaman depan gedung kantor yang dilaksankan bersama sama dengan para undangan, dilanjutkan penandatanganan berita acara pemusnahan, dan selanjutnya diakhiri dengan pemberangkatan obyek pemusnahan menuju TPA Tanjung Rejo untuk ditimbun.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Parjiya, pada acara konferensi pers sebelum pemusnahan simbolis di halaman kantor Bea Cukai Kudus, menjelaskan bahwa barang kena cukai (BKC) ilegal yang dimusnahkan merupakan barang bukti hasil dari penindakan Bea Cukai Kudus selama periode Februari 2017 sampai dengan Juli 2017, dengan perkiraan berat barang sebanyak 18 ton. Barangbarang tersebut berupa 32 buah alat pemanas, 166 rol kertas CTP (cigarette typping paper), 376 kilogram kertas etiket (bungkus rokok), 144 kilogram filter rokok, 46 kilogram plastik OPP (plastik pembungkus etiket rokok), 140.458 keping pita cukai diduga palsu, 9.266.384 batang sigaret kretek mesin (SKM), dan 3.320 kilogram tembakau iris.

“Pemusnahan ini kami lakukan secara seremonial dengan cara dibakar di KPPBC Kudus dan selanjutnya ditimbun di TPA Tanjungrejo. Total keseluruhan nilai barang yang dimusnahkan ialah Rp6.192.554.570, dan dampak peredaran rokok ilegal tersebut di pasaran ialah dapat menghambat terpenuhinya penerimaan negara dari sektor cukai sebesar Rp3.980.505.596 (Nilai Cukai + PPN Cukai + Pajak Rokok),” ungkap Parjiya.

Lebih lanjut, Hal ini sebagai perwujudan peran nyata Bea Cukai sebagai community protector, dari sisi pengawasan di bidang cukai, Bea Cukai semakin mengoptimalkan pengawasan atas barang kena cukai (BKC) ilegal. Jumlah penindakan yang dilakukan kantor-kantor pelayanan Bea Cukai atas pelanggaran aturan cukai di seluruh Indonesia semakin meningkat. 

Salah satu tindak lanjut penanganan barang bukti hasil penindakan yang didapati melanggar UndangUndang Cukai, dan telah ditetapkan sebagai barang milik negara (BMN), adalah dengan dimusnahkan. "Seperti yang dilakukan oleh Bea Cukai Kudus, pada Selasa, 19 Desember 2017, yang menggelar pemusnahan barang bukti penindakan rokok ilegal," ujarnya (AJ)

No comments

Powered by Blogger.