Kios Baru Pedagang Lentog Belum Bisa Difungsikan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Kios baru yang diperuntukan bagi pedagang lentog, di sentra kuliner khas Kudus, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, hingga kini, belum bisa difungsikan atau digunakan untuk berjualan. Pasalnya, meskipun pembangunan kios yang jumlahnya sebanyak 20 unit itu sudah selesai 100 persen, namun belum dibuatkan rolling door dan tempat cuci piring.


Pantauan isknews.com, Jumat (29/12/17), kondisi kios berukuran masing-masing 3 x 4 meter itu sudah dipasangi atap, namun pada bagian depan kios masih terbuka, belum dipasangi pintu. Pada bagian depan atau halaman parkir, dibangun taman yang pada bagian tengahnya dipasang lampu penerangan, serta wahana permainan anak-anak berupa ayunan.

Pembangunan kios yang bertujuan perluasan sentra lentog itu, dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, lokasinya di sentra lentog, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Jumlah kios yang dibangun sebanyak 20 unit, menelan anggaran sebesar Rp 2,09 miliar.

Kepala Desa Tanjungkarang, Sumarno, yang dihubungi di ruang kerjanya, mengatakan, kios baru itu dibangun oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, selaku penanggung jawab pengadaan proyek. Desa tinggal menerima bangunan yang sudah jadi. Lahan yang digunakan adalah bondo deso milik Desa Tanjungkarang dengan perjanjian sewa. “Penghuni atau pedagang lentog sudah siap menempati dan berjualan di kios baru itu. Namun ditunda, karena kios itu pintunya belum dipasang rolling door belum ada tempat cuci piring.”

Data yang ada di papan proyek, OPD selaku pengadaan proyek adalah Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, kegiatan penataan tempat bagi usaha pedagang kaki lima dan asongan, pekerjaan pembangunan sentra lentog, anggaran/nilai kontrak sebesar Rp 2.095.300.000, sumber dana APBD Kabupaten Kudus TA 2017. (DM)

No comments

Powered by Blogger.