PAD Kabupaten Kudus TA 2017 Optimis Capai Target

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2017, optimis bisa mencapai target. Hal itu dapat dilihat dari penerimaan sampai dengan 27 Desember 2017, dari target yang ditetapkan sebasar Rp 373.804.376.000, realisasinya sebesar Rp 300.100.821.314 atau 80,28 persen. Itu artinya hanya kurang 19,72 persen untuk bisa mencapai target sebesar 100 persen.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Jumartono, melalui Sekretaris Daerah (Sekdin), Rofi’atun, yang dihubungi isknews.com, Jumat (20/12/17), di ruang kerjanya, membenarkan hal itu. 


Menurut dia, realisasi penerimaan PAD Kabupaten Kudus pada APBD Perubahan Kabupaten Kudus TA 2017, secara keseluruhan sampai akhir Desember 2017, belum bisa diketahui, karena laporan yang masuk ke pihaknya, baru sampai 27 Desember 2017. Jadi masih ada sisa empat hari untuk mengetahui apakah PAD Kabupaten Kudus itu akan bisa mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. “Namun realisasi itu optimis bisa memenuhi target, karena tinggal atau kurang 19,72 persen.”

Dalam APBD Perubahan Kabupaten Kudus TA 2017, Pemerntah Kabupaten (Pemkab) Kudus, menetapkan target PAD sebesar Rp 373.804.376.000. Untuk realisasinya pada bulan ini, sampai dengan 27 Desember 2017, sebesar Rp 300.100.821.314. 

PAD itu diperoleh dari hasil pajak daerah, target sebesar Rp 92.468.615.000, peneriman atau realisasi mencapai Rp 96.291.883.774, melebihi target, yakni sebesar 104,13 persen, hasil retribusi daerah, target Rp 20.197.247.000, realisasi Rp 19.302.897.534 (95,57%), hasil pengelolaan kekayaan daerah, target Rp 17.677.057.000, realisasi Rp 7.555.022.646 (42,74%) dan lain-lain PAD yang sah, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 243.461.457.000, terealisasi Rp 176.951.017.369 atau sebesar 72,68 persen.

Pada bulan sebelumnya, Nopember 2017, lanjutnya, penerimaan PAD Kabupaten Kudus, dengan target yang sama, yakni 373.804.376.000, realisasinya tidak berhasil mencapai target, hanya tercapai Rp 284.019.145.811 atau sebesar 75,98 persen.

Rincianya, hasil pajak daerah, target sebesar Rp 92.468.615.000, peneriman atau realisasi mencapai Rp 92.738.978.375 melebihi target, yakni sebesar 100,29 persen, hasil retribusi daerah, target Rp 20.197.247.000, realisasi Rp 17.949.975.541 (88,87%), hasil pengelolaan kekayaan daerah, target Rp 17.677.057.000, realisasi Rp 7.555.022.646 (42,74%). “Sedangkan untuk lain-lain PAD yang sah, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 243.461.457.000, terealisasi Rp 165.775.619.249 atau sebesar 68,09 persen.” (DM).

No comments

Powered by Blogger.