Pelaku UKM di Kudus Diedukasi Cara Pemasaran Untuk Rambah Pasar Internasional

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus terus berupaya meningkatkan kompetensi keahlian bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM), seperti halnya yang digelar belum lama ini, kegiatan dengan Tema "Pembinaan SDM usaha perdagangan luar negeri, dengan tujuan produk lokal menguasai dunia, berbekal dunia maya" yang berlangsung di salah satu rumah makan di Kudus, (14/12/2017).


Imam Prayitno, Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mengatakan, Perlunya pembaruan dan inovasi perdagangan dalam bidang ekspor-impor dengan memanfaatkan internet, mengingat dinamika perdagangan internasional yang berubah secara konstan.

“Dengan pembaruan ini, diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) pelaku UKM dan pedagang kita yang bergerak di bidang ekspor-impor terkait perdagangan internasional,” tegasnya

Para peserta yang berjumlah 40 orang itu, kami edukasi dengan mendatangkan narasumber berkompeten dibidangnya, yaitu seorang Praktisi Bisnis Online, Tommy Arno Funz. Materi yang dibahas antara lain, Pentingnya internet dalam mempromosikan produk, dimana saat ini hampir dibelahan dunia, internet sudah menjadi kebutuhan, tak terkecuali di sektor ekonomi.

Selain itu, bagaimana memanfaatkan Internet terutama Sosial Media agar bisa menembus pasar manca negara minimal Malaysia dan Singapore. Lalu, Bagaimana membuat akun FB yang tertarget sesuai produk, Mengetahui Potensi Pasar terhadap Produk di Internet dan Mengetahui kota atau negara mana yang mencari produk kita.

Dikatakan Imam, Kenyataan yang sedang berkembang saat ini adalah bahwa Internet dijadikan sebagai sarana utama para pelaku bisnis dalam mempromosikan dan mempublikasikan usaha mereka. Sifatnya yang fleksibel menjadikan Internet sebagai media yang mampu menjawab tantangan atau kendala bisnis, seperti wilayah geografis, promosi, target pemasaran, proses administrasi pembelian dan penjualan, biaya yang dikeluarkan serta kendala-kendala bisnis lainnya.

"Sehingga kemudahan e-Business ini cukup memuaskan masyarakat terutama bagi yang memiliki tingkat kesibukan tinggi. Mereka hanya tinggal memilih, meng-klik, dan melakukan proses transfer / pembayaran kemudian produk yang dipesan akan datang ke tempat pembeli," terangnya (AJ)

No comments

Powered by Blogger.