Pengajian Maulidur Rosul dan Harlah Ponpes Al- Almin Desa Temulus Mejobo Kudus

Lintaskudus.isknews.com, Lintas Kudus - Pengajian akbar dalam rangka Maulidur Rosul dan Harlah Ponpes Al-Amin ke VIII telah diperingati di halaman Ponpes Al-Amin Desa Temulus RT. 03 RW.II Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, Selasa (12/12/17) Malam.


"Dalam pengajian tersebut mendatangkan pembicara Habib Syafi'i Al-Aydrus (dari Solo) dan Binta Athivata Tabriez (Dai Indosiar) dan sedikitnya yang 3000 ksum muslimin muslimat memadati eveny tahunan itu," jelas Ketua Panitia Hadi Sucipto.

Diantaranya Drs Noor Yasin MM (Sekda Kab Kudus), KH. Adnan Kashogi, S.Pdi (Pimpinan Ponpes Al Amin), Harso Widodo AP (Camat Mejobo), Kapten Inf Sukaryono (Danramil 05/Mejobo), AKP Mardi Susanto (Kapolsek Mejobo), Ibu Purwati (Kades Temulus), BPD dan Perangkat Desa Temulus, Serda Nor Saiq (Babinsa Temulus), Bripka I. Fatoni (Babinkamtibmas Desa Temulus), Tokoh agama dan Tokoh masyarakat Desa Temulus, para Santri Ponpes Al - Amin, dan masyarakat Desa Temulus.

KH. Adnan Kashogi, S.Pdi, Pimpinan Ponpes Al-Amin mengatakan, atas nama pengasuh ponpes Al Amin mengadakan acara ini dengan tujuan satu, memuliakan nabi dan semoga yang hadir malam hari ini tetap iman dan islam.

Mauidhoh hasanah, Habib Syafi'i Al-Aydrus dari Solo mengatakan, Majlis yang termulia adalah Majlis yang memuliakan kelahiran rosul yang digelar dimuka bumi.

Ketika kita membicarakan kemuliaan rosul tidak ada yang lahir seperti nabi Muhammad SAW kita tunjukkan majlis ini majlis kecintaan kita kepada Allah kecintaan kepada rosullah.

Dikatakan beliau, yang hadir disini adalah kumpulan orang yang mencintai dan merindukan rosul, "Semoga nanti sebelum datangnya maut datangnya kematian mendapat perjumpaan dengan Nabi dan nanti di akhirat bisa berkumpul dengan nabi Muhammad SAW,"

"Semoga nanti yang hadir di majlis malam hari ini bisa dalam meninggal dalam keadaan khusnul khotimah," akhiri sebelum Do'a.

Sementara itu, Binta Athivata Tabriez (Dai Indosiar) dan Syatta Imtiyaaz Thuvaila (Juara Nasional PAI di Aceh) dalam ceramahnya, Mengikuti sunah rosul adalah mengikuti kepribadian rosul,kalau kita cinta rosul kita harus rajin mengaji tadarus membagi waktu dengan baik kapan belajar kapan bekerja.

Ditambahakan, Nabi Muhammad SAW adalah pilihan Allah SWT budi pekertinya sangat mulia. Pada saat nabi dilahirkan ada pasukan gajah yang hendak menghancurkan Ka'bah makanya dinamakan tahun gajah. "Mencintai Rosulullah jangan hanya mengucapkan tetapi mengikuti perintahnya dengan konsekwen kita kalau mengikuti perilaku rosul kita akan jadi manusia yang berbudi luhur," ungkpanya (AJ)

No comments

Powered by Blogger.