Pentingnya Bela Negara Demi Kelangsungan Hidup Bangsa

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Resimen Mahasiswa(Menwa) Satuan 954 Yudhagama STAIN Kudus menyelenggarakan Kegiatan upacara pembukaan pelatihan bela negara tingkat mahasiswa, di halaman Gedung Rektorat Kampus STAIN Jl. Conge Desa Ngembalrejo Kecamatan Bae Kabupaten Kudus, Sabtu (23/12/2017) Pagi.

Turut hadir, Kapten Inf Sulikan Komandan Koramil 06/Bae, Serda M. Charis dari Babinsa Desa Ngembalrejo, Andi Noor Wahid dari Menwa Satuan 954 Yudhagama STAIN Kudus, Para pengurus Menwa STAIN Kudus yang berjumlah 41 orang mahasiswa.


Sebagai petugas Inspektur Upacara (Irup) yakni Kapten Inf Sulikan seorang Komandan Koramil 06/Bae dan sebagai Danup Khoirul Umam dari Menwa Satuan 954 Yudhagama STAIN Kudus. Dilanjutkan pada pukul 09.10 WIB perwakilan peserta pelatihan belanegara tingkat mahasiswa dilaksanakan penyematan tanda peserta latihan secara simbolis oleh Irup.

Irup Kapten Inf Sulikan, dalam sambutannya mengatakan, Rasa bela negara yang ada pada jiwa kita semua harus kita jaga. Sekecil apapun kita berusaha berbuat pada lingkungan dengan ilmu yang kita miliki demi mempertahankan Indonesia. "Saya merasa bangga adek-adek tetap mencintai Indonesia,"ucapnya dihadapan Menwa STAIN.

Saya harapkan menwa STAIN bisa menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi Indonesia. Era globalisasi yang pesat ini kita tetap kuat dalam membangun benteng nasionalisme agar tidak mudah dipengaruhi, jangan mudah kita diadu domba. "Kegiatan ini merupakan awal dari belanegara dan kesetiaan kita kepada NKRI," ujarnya.

Dikatakannya, Pilihan untuk menjadi Menwa adalah panggilan hati nurani bukan suatu paksaan dan tekanan dari pihak manapun oleh karena itu didalam pelaksanaan tugas-tugas kedepan dan latihan- latihan dalam organisasi ini mari kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dengan senang hati.

Bahwa latihan tentu saja membutuhkan kesadaran yang tinggi loyalitas serta dibutuhkan jiwa korsa kebersamaan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri diantara rekan. Kita adalah pemuda-pemuda generasi penerus bangsa yang harus mempunyai mental baja dalam mengawal NKRI.

Ditambahkannya, Tugas kita sebagai generasi penerus bangsa adalah mengawal apa yang telah diperjuangkan oleh pendahulu-pendahulu kita yaitu kita tetap mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara kita, UUD 1945 sebagai landasan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia dan bendera merah putih adalah satu-satunya bendera kita bangsa Indonesia.

Bhineka tunggal ika adalah salah satunya alat perekat bangsa dan pemersatu bangsa karena Negara Indonesia merupakan Negara kepulaun, berbagai ragam suku, ras dan agama dan budaya oieh karena itu kita sangat merasa berdosa apabila kita membiarkan apa yang telah diperjuangkan para pendahulu kita sampai titik darah penghabisan. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.