Peringati Hari Juang Kartika, Jajaran Kodim/0722 Kudus Ziarah Di Makam Pahlawan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Hari Juang Kartika merupakan hari yang sangat spesial bagi Koprs Infanteri TNI AD yang selalu diperingati tiap 15 Desember. Tujuannya yakni untuk mengenang pertempuran Ambarawa yang dipimpin Jenderal Soedirman mengusir tentara sekutu pada pertengahan Desember 1945.


Berkat perjuangan pasukan pimpinan Jenderal Soedirman yang saat itu bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR), berhasil membuat tentara sekutu terjepit dan mundur dari Ambarawa menuju Semarang.

Untuk mengenang jasa perjuangan para pahlawan Kodim 0722/Kudus mengadakan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Setya Pertiwi Kudus, yang dipimpin langsung Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Kamis (14/12/2017).

Sentot bersama dengan jajarannya melaksanakan tabur bunga di makam para pahlawan. Usai melakukan ziarah di TMP Setya Pertiwi kegiatan peringatan Hari Juang Kartika dilanjutkan di Masjid Al Ikhlas Makodim sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad 1439 Hijriyah.

Sentot mengajak seluruh anggota TNI untuk menjadikan momentum ini sebagai pembinaan mental. Dia juga menginstruksikan prajurit TNI harus bisa meneladani Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengambil tema ”Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H/2017 M sebagai keteladanan dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

”Bagaimanapun kita kuat atas dukungan rakyat, jadi jangan sampai mengecewakan rakyat yang telah memberikan kepercayaannya,” pesannya.

Sementara itu KH Abdul Basit yang memberikan maudloh hasanah juga menyampaikan hal senada, yakni agar semua yang hadir dalam pengajian tersebut meneladani sifat yang dimilik Nabi Muhammad SAW.

Disampaikannya, barang siapa mencintai Rosulullah maka pada hari akhir nanti akan mendapat syafaat dan surga Allah SWT. Sedangkan orang yang ingkar dengan Rosulullah akan dimasukkan neraka.

Selain itu dia juga memberikan amalan yang mendapat pahala besar. Salah satunya adalah dengan membaca salat untuk Rosulullah. ”Umat islam yang sering membaca sholawat sehari minimal 100 kali, pada hari kiamat saat melewati jembatan Shirotul Mustaqim akan dituntun atau diantar oleh Malaikat Jibril,” tuturnya. (MK)

No comments

Powered by Blogger.