Sejumlah Santri Diedukasi Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air dan Bela Negara

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap dipertahankan. Ini untuk mencegah terjadinya disintegrasi, separatisme dan hadirnya kekuatan asing. Demi terciptanya rasa cinta bangsa dan negara, maka harus memiliki wawasan dan pijakan yang benar.

“Itu sesuai undang-undang yang telah diatur negara kita agar bisa membela negara dengan benar,” kata Kasdim, 0722 Kudus, Sakimin saat memberikan ceramah wawasan kebangsaan serta bela negara di aula Pondok Pesantren Al-Mu'ayyad Al-Malikky Tanggulangin Kudus, Kamis, (22/12/2017) yang diselenggarakan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus.


Dikatakan Sakimin, Akibat adanya keterbukaan arus informasi saat ini, kita harus pintar mengolah informasi yang kita baca dan dengar, layak atau tidak layak, sebab bisa jadi telah menjadi bagian penyebaran informasi yang belum tentu jelas kebenarannya. "Berbahaya nya informasi hoax, MUI telah menghimbau kepada semua pihak, khususnya setiap muslim, diharapkan tidak menyebar fitnah, namimah dan ujaran kebencian yang menyebabkan permusuhan," tegasnya.

Bela negara ini sangat penting, bersatu padu, supaya tidak mudah ter profokasi. "Hal itu perlu diwaspadai, memgapa menjadi sangat penting, Sbb kalian lah yang menjadi pemimpin tongkat estafet kepemimpinan, dipundak Kalian lah NKRI akan kalian menjadi pemimpin," ujarnya

Ia meminta untuk memahami dan menanamkan hakikat wawasan nusantara yang mencakup rasa cinta tanah air. Meliputi rasa kebangsaan, paham akan arti kebangsaan dan semangat kebangsaan. “Serta cinta produk negeri sendiri,” tambahnya

Salah satu santri saat ditanya isknews.com Rifqi mengaku sangat ber-terimakasih kepada penyelenggara, dimana dengan kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi para santri. "Terlebih di zaman sekarang harus mempunyai bekal ilmu pengetahuan dalam hal ini bela negara selain pelajaran agama," jelas remaja 14 tahun asal Mayong Jepara ini.

Hadir juga dalam kegiatan pemantapan ini, pengasuh Ponpes Al-Mu'ayyad Al-Malikky KH. Muhammad Zaenuri dan pejabat terkait, Serta sebagai narasumber Mawahib Afkar sebagai pengurus GP Anshor, serta para santri dan siswa SMPIT Qolsaba. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.