Siaga 24 Jam, 300 Relawan Siap Bantu BPBD Tangani Bencana Alam

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, dalam penanganan dan penanggulangan kejadian bencana alam, dibantu oleh sekitar 300 orang relawan. Para relawan yang berasal dari gabungan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan itu, disiagakan selama 24 jam dan siap diterjunkan ke lokasi terjadinya bencana alam.


Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Kudus, Bergas C Penanggungan, melalui Kepala Seksi (Kasie) Pencegahan dan Kesiap Siagaan Bencana Alam, Atok Darmobroto, yang dijumpai saat menghadiri apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2017, Kamis (21/12/17), di alun-alun Simpang Tujuh, Kudus, mengatakan hal itu. 

Menurut dia, jumlah relawan BPBD Kabupate Kudus pada 2017 ini, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau pada 2016 lalu, jumlah relawan sebanyak 200 orang, pada tahun ini meningkat mencari sekitar 300 orang. “Namun dari relawan sejumlah itu yang aktif sekitar 150 orang.”

Pada penanganan bencana alam 2016 lalu, lanjutnya, BPBD Kudus tidak sendiri, yakni selain relawan inti, juga dibantu oleh sejumlah kelompok relawan. Diantarannya, Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Muhammadiyah Disaster Managment Center (MDMC), Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), Korps Penanggulagan Bencana Alam (KPBA)-NU, Forum Komunikasi Putra-putri Pensiunan Indonesia (FKKPI), Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (Orari), Kudus Resque, Vertikal Resque, Pemuda Panca Marga (PPM), SAR Kudus, dan Unit Bantuan Pertolongan Pramuka (Ubaloka).

“Pada 2017 ini, jumlah kelompok relawan itu, kemungkinan berkurang, namun bisa juga bertambah.”

Mengenai kesiapan yang menyangkut peralatan pertolongan bencana alam, juga sudah siaga setiap saat. Peralatan itu terdiri dari mobil operasional sebanyak tiga unit, ambulan dan mobil tangki air bersih masing-masing dua unit, damkar satu unir, 12 unit sepeda motor dan perahu karet sebanyak tiga unit, ditambah satu unit perahu mesin yan sudah disandingkan di samping mobil operasional, sehingga mengenai kesiagaan peralatan pertolongan bencana alam itu, sudah tidak ada masalah. 

“Prinsipnya BPBD siap siaga 24 jam, baik personil maupun kendaraan operasional,” tegas Kasie Pencegahan dan Kesiap Siagaan Bencana Alam BPBD Kabupaten Kudus itu. (DM).

No comments

Powered by Blogger.