Akan Tempati Lapak Baru, PKL Mbarito Tandatangani Surat Pernyataan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Pedagang Kaki Lima (PKL) Mbarito yang berada di bantaran Sungai Kaligelis yang awal Februari nanti, akan direlokasi ke Pasar Burung turut Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, telah melakukan penandatanganan surat pernyataan.

Sejak dimulai, Kamis (25-01-2018) hingga hari ini, sudah banyak pedagang yang melakukan tanda tangan surat pernyataan. Hal itu dikatakan Kabid PKL pada Dinas Perdagangan Kudus, Sofyan Dhuhri, saat dihubungi isknews.com, Senin (29-01-2018).

Dikatakan Sofyan, di tempat yang baru, PKL Mbarito yang berjumlah 190 memang diwajibkan menandatangani surat pernyataan. Diantara isinya adalah pedagang harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Selain itu, lapak tidak boleh disewakan atau dijual ke pihak lain.

Tidak hanya itu, Dinas Perdagangan akan menarik dan mengalihkan ke pihak lain, jika dalam jangka waktu 1 bulan lapak yang baru (Pasar Burung -red) tidak ditempati oleh pedagang yang bersangkutan.


"Selain menandatangani surat pernyataan, juga membuat surat permohonan kepada Bupati Kudus," ujarnya.

Pengerjaan lapak di tempat yang baru saat ini telah mencapai 95 persen. Diharapkan, semua lapak telah selesai dibuat akhir Januari ini.

Astuti (46) salah seorang pedagang asal Desa Singocandi, Kecamatan Kota mengatakan, dirinya bersama suaminya yang sama-sama pedagang di tempat yang sama mendapat surat pemberitahuan penandatanganan hari Rabu lalu.

"Akhirnya saya bersama suami di hari Kamis, datang ke Kantor Dinas Perdagangan untuk tanda tangan surat pernyataan," katanya.

Senada, pedagang lainnya, Ahmad (45) warga Prambatan, Kaliwungu, juga mengaku sama. Ia mengatakan, "Meski belum tahu nantinya ramai pembeli atau tidak, saya berharap pelanggannya masih setia dan optimis mendapatkan pelanggan baru di tempat yang baru.” (AJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.