Animo Warga Kudus untuk Umroh Melonjak

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Animo masyarakat untuk melaksanakan ibadah umroh tahun ini begitu tinggi. Tak terkecuali di Kabupaten Kudus. Setiap bulannya, sedikitnya tercatat ada 150 jamaah di berangkatkan ke tanah suci.

Hal itu terlihat dari banyaknya pengajuan yang masuk ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus, terkait rekomendasi kepengurusan paspor. Ihwal tersebut, dibeberkan Kepala Kemenag Kudus, Noor Badi saat ditemui isknews.com di kantornya, Senin, (22-01-2018).

Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk berumroh dipicu karena kemampuan finansial masyarakat yang semakin baik. Selain itu, tumbuhnya kesadaran untuk meningkatkan ibadah, serta panjangnya daftar antrean haji. Kondisi ini memberikan peluang usaha yang besar bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) di Indonesia.

''Ini peluang usaha yang menguntungkan, jadi kami harapkan jangan sampai merugikan jamaah dengan aksi tipu,'' imbaunya.


Menurut Su'udi, di Kabupaten Kudus sebenarnya hanya memiliki satu PPIU yang telah mengantongi izin, yaitu Arwaniyyah. Sedangkan PPIU dari luar Kudus yang membuka cabang di Kudus dan telah mengantongi izin adalah PT Happy Prima Wisata dan PT Fath Indah Travel.

''Satu lagi yang sedang melalui proses perizinan yakni PT Banul Umroh,'' katanya.

Ditambahkannya, jumlah jamaah umroh diprediksi bakal meningkat selama bulan Ramadhan, awal Idul Fitri, dan hari-hari besar keagamaan Islam lainnya, serta hari libur sekolah.

Banyaknya jumlah perjalanan umroh ini, diakui berpotensi menimbulkan masalah. Untuk itu dia berharap masyarakat berhati-hati dalam memilih travel umroh.

”Supaya aman, jangan sungkan-sungkan mencari informasi di Kemenag, travel umroh mana saja yang rekam jejaknya baik, aman dan terpercaya,” tegasnya.

Pihaknya juga menyampaikan, supaya masyarakat perlu untuk memastikan lima hal, agar tidak tertipu dengan janji dan harga murah yang ditawarkan penyelenggara umrah.

“Lima pasti itu yakni pastikan travel berizin, pastikan penerbangan dan jadwal keberangkatan, pastikan program layanannya, pastikan hotelnya, dan terakhir pastikan visanya,” pesan Noor. (AJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.