Asyik Pesta Miras, Belasan Pelajar Diseret Emak-emak Ke Kantor Polisi

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Emak-emak memang tidak bisa diremehkan. Sekali marah bisa bikin orang tak berdaya. Contohnya seperti yang terjadi baru-baru ini. Seorang emak warga Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, menyeret 11 pelajar yang terlibat pesta Minuman Keras (Miras).

Belasan pelajar yang masih di bawah umur itu, nekat membolos sekolah dan menggelar pesta miras di rumah sang emak. Satu diantara pelajar yang berinisial MI merupakan anak dari sang emak.

Kesal rumahnya dibuat pesta miras, MI bersama teman-temannya digelandang ke Mapolsek Jati agar jera.

Bhabinkantibmas Desa Loram Wetan, Aiptu Noor Rijak menjelaskan, 11 anak digelandang ke kantor polisi setelah mendapat laporan dari ibu kandung IM.

"Mendapat lapran itu saya bersama anggota Polsek Jati yang Piket mendatangi rumah tersebut. Ternyata benar didapati 11 anak yang sedang menggelar pesta miras," ungkapnya.

Parahnya lagi saat para pelajar tersebut menggelar pesta miras masih mengenakan seragam sekolah. "Mereka membolos, pamitnya sekolah dari rumah tapi tidak sampai sekolah malah justru menggelar pesta miras," imbuhnya.


Bersama 11 pelajar, diamankan pula barang bukti botol air mineral berisi arak putih 1/4 liter, gir sepeda motor dan besi sepanjang 25 sentimeter.

Sementara itu, Kapolsek Jati, AKP Bambang Sutaryo menerangkan, 11 pelajar di bawah umur yang diamankan berinisial MH, IM, MM, AS, DN, MN, AP, AN, AF, MK dan EN. Dengan rincian tujuh pelajar merupakan siswa setingkat SMA dan tiga lainnya masih duduk di bangku SMP sederajat.

"Sedangkan IM yang rumahnya digunakan untuk pesta miras merupakan anak putus sekolah," paparnya.

Bambang menambahkan, 11 anak di bawah umur tersebut dibina di hadapan orangtuanya masing-masing. Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi hal serupa yang diketahui Kepala Sekolah, Kepala Desa, Ketua RT dan RW.

"Orangtuanya kami panggil agar mengetahui apa yang telah dilakukan anak mereka. Anak diminta juga membuat surat pernyataan sebagai sanksi sosial akibat tindaknnya," tegas Bambang.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada ibu kandung IM yang telah melaporkan pesta miras di rumahnya. "Kami berharap hal serupa dilakukan warga lainnya. Dan kami juga berharap anak muda lainnya jangan meniru, jangan terpengaruh miras," pungkasnya. (MK/AM)

No comments

Powered by Blogger.