Dua Proyek Jalan di Kudus TA 2017 Gagal Dilaksanakan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Dua proyek jalan di Kabupaten yang pengadaannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2017, tidak bisa dilaksanakan. Dua proyek jalan yang mengalami kegagalan itu, terbagi kegiatan pembangunan dan kegiatan rehab masing-masing satu paket.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Hari Wibowo, yang dihubungi isknews.com, Rabu (03/01/18), di ruang kerjanya, membenarkan hal itu. Menurut dia, proyek fisik jalan di Kabupaten Kudus TA 2017, jumlahnya sebanyak 118 paket, terdiri dari pembangunan jalan 36 paket dan rehab jalan sebanyak 82 paket. 


“Untuk proyek pembangunan jalan dari jumlah 36 paket, satu paket tidak bisa dilaksanakan, yakni ruas Jalan Mlati Norowito – Rendeng-1, Kecamatan Kota, nilai Pagu sebesar Rp 400 juta, sedangkan untuk proyek rehab jalan, dari 82 paket, satu tidak bisa dilaksanakan, yakni ruas Jalan A Yani – Ploso, nilai pagu sebesar Rp 350 juta.” 

Mengenai penyebab kegagalan, lanjutnya, untuk pembangunan Jalan Mlatinorowito – Rendeng-1, karena terjadi dobel anggaran, yakni Pemkab dan aspirasi DPRD sama-sama mengajukan, sehingga diputuskan untuk tidak dilaksanakan. Sementara untuk proyek rehab jalan A Yani – Ploso, penyebabnya karena gagal lelang, dikarenakan waktu pelaksanaan lelang yang tidak mencukupi. “Jika tetap dilaksanakan, dikhawatirkan pembangunannya tidak akan selesai atau mencapai target.”

Semua proyek fisik di Kabupaten Kudus, sudah selesai 100 persen, termasuk proyek jembatan sebanyak 17 paket, baik yang dibeayai APBD Kabupaten Kudus TA 2017, mau pun Bantuan Keuangan Gubernur (Bangub) Provinsi Jawa Tengah. 

“Peresmiannya sudah dilakukan oleh Bupati Kudus H Musthofa, pada acara pengajian umum menyambut Tahun Baru 2018, dipendopo Kabupaten Kudus, pada 31 Desember 2017 lalu,” jelas Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus itu. (DM)

No comments

Powered by Blogger.