Gara-gara Slogan Ini, Penjual Tanaman Hias Kebanjiran Order

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – “Kudus Kota di Tengah Taman” sepenggal kalimat yang menggambarkan keadaan Kota Kudus saat ini. Taman-taman hijau dan bunga warna-warni telah menghiasi sudut-sudut Kota Kretek, menjadikannya asri dan sedap dipandang mata.

Keindahan taman-taman di Kudus, menginspirasi masyarakat untuk ikut menghijaukan lingkungan tempat tinggal mereka. Hal ini membuat penjual tanaman hias, kebanjiran rezeki dari masyarakat Kudus.

“Saat ini penjualannya cukup bagus karena adanya selogan Kudus Kota di Tengah Taman,” terang salah satu pedagang tanaman hias di belakang Kantor DPRD Kudus, Feristin Nurdiana (32) menuturkan.

Wanita yang karib disapa Riris melanjutkan, bersama suaminya, Fatkhul Muklis (42), ia merintis usaha tanaman hias sejak 2009 silam. Sebelumnya, ia juga sempat membantu kakaknya berjualan tanaman hias, ketika masih duduk di bangku kuliah.


“Dahulu ikut memasarkan tanaman hias kakak saya, tanaman tersebut saya jual ke teman-teman kuliah. Selain membantu marketing, saya juga belajar cara budidaya tanaman hias darinya,” beber warga Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus itu.

Awal merintis usahanya sendiri, ia menjual tanaman yang tengah beken dan diminati saat itu, seperti bunga mawar, bogenville dan gelombang cinta. Tanaman tersebut ia peroleh dari luar kota yakni Bandung dan Bogor.

Semua tanaman yang dibelinya sudah dalam bentuk polybag sehingga mudah dalam pengiriman dan perawatanya. Dari tanaman tersebut, ada beberapa yang kemudian ia bibitkan untuk dibudidayakan sendiri.

“Kendalanya cukup beragam, dari harga jual tanaman yang fluktuatif, kegagalan dalam masa pembibitan dan proses perawatan,” kata ibu dua anak ini.

Lambat laun usaha yang dirintis Riris mulai berkembang, tanaman yang ia jual pun bervariasi, seperti tanaman buah-buahan, penghijauan dan apotik hidup. Tidak hanya mengembangkan variasi tanamannya, ia juga telah mengembangkan pangsa pasarnya hingga ke luar kota. (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.