Harga Sejumlah Komoditas Pangan Berangsur Turun

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Harga sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan sejak akhir tahun lalu, kini berangsur mulai mengalami penurunan. Seperti harga telur yang sebelumnya dijual Rp 25 ribu, kini turun Rp 1.000 per kilogramnya.

Penurunan harga juga terjadi pada ayam potong yang sebelumnya dipatok Rp 35 ribu perkilogram, kini menjadi Rp 33 ribu perkilogram. Menurut salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Bitingan, Handayani, penurunan harga sudah terjadi sejak Selasa (02/01/2018).


Kenaikan harga, lanjutnya, sudah terjadi sejak awal Desember 2017. Hingga puncaknya terjadi menjelang Natal yang mencapai Rp 35 ribu perkilogram. "Kami bersyukur harga berangsur normal, karena dengan adanya kenaikan harga cukup mempengaruhi penurunan jumlah pembeli," katanya.

Sementara itu salah seorang pedagang telur, Murni, pada saat harga telur naik biasanya dirinya mengurangu jumlah pengambilan telur dari pemasok. Hal itu dilakukannya karena jumlah pembeli berkurang.

"Biasanya yang beli sekilo dikurangi hanya beli setengah kilo saja. Kalau kita ambilnya masih seperti pada biasanya, malah bisa repot sendiri karena gak laku-laku," tutur Murni.

Sementara itu komodutas yang masih bertahan debgan harga tinggi atau mengalami kenaikan, terjadi pada bawang merah dan beras. Bawang merah yang sempat anjlok harganya dikarenakan panen raya di sejumlah daerah, kini harganya kembali normal.

Menurut salag satu pedagang bawang Kasmini, harga bawang saat ini dijual pada kisaran Rp 10-15 ribu perkilogram. Bawanf merah kecil dijual Rp 10 ribu, sedangkan bawang merah besar dijual Rp 15 ribu per kilogram.

Beda lagi dengan beras yang masih bertahan bahkan cenderung mengalami kenaikan dan menyentuh harga tertinggi. Pada pekan kemarin beras masih bertahan pada kisaran Rp 11 ribu, kini naik mencapai Rp12.000 per kilogram.

Meski begitu harga beras diperkirakan akan berangsung turun pada akhir Januari 2018. Sebab di Kecamatan Undaan akan memulai musim panen pada akhir bulan ini. (MK)

No comments

Powered by Blogger.