Harlah PSKQ Modern ke-11, Gelar Lomba Mewarnai dan Kaligrafi Tingkat Jateng

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Puluhan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa tengah mengikuti lomba mewarnai tingkat PAUD/TK dan kaligrafi tingkat SD/MI se Jateng di Aula Desa Undaan Lor, Kecamatam Undaan, Kudus, Selasa (16/1/2018).

Perlombaan tersebut digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pondok Pesantren Seni Kaligrafi Al-Qur'an (PSKQ) Modern ke-11 dan Haul Bapak Sudiro Yasir ke-6.

Ketua panitia acara, Zuhud Fathoni, mengatakan kegiatan ini lebih memperkenalkan keindahan dan kesenian seni kaligrafi untuk anak-anak sehingga mendapati kemanfaatan.



Lomba ini, mewarnai dan menggambar dalam hal ini menulis seni kaligrafi sama-sama merupakan buah dari pembelajaran dan penghayatan seorang anak. "Keduanya berfungsi untuk membantu mengembangkan kecerdasan otak anak, khususnya untuk melatih otak kanan dalam bidang seni," ujarnya.

Dikatakannya, Namun keduanya memiliki hasil akhir (output) yang berbeda. Kalau mewarnai menghasilkan suatu kreasi warna sedangkan seni kaligrafi menghasilkan suatu bentuk huruf arab sesuai kreasi dan imajinasi anak.

Kemahiran menulis Arab apalagi yang sesuai dengan kaidah imla’ sudah harus diperkenalkan kepada anak sejak usia dini, sama halnya dengan mengaji, menulis dengan menggunakan aksara Arab atau yang biasa juga dikenal dengan huruf hijaiyyah ini telah diajarkan sejak dini di Indonesia, bahkan semenjak anak berada di usia sekolah dasar.

Sementara itu, Muhammad Assiry, Pimpinan PSKQ Modern Kudus mengatakan, selain diadakan lomba yang telah tersebut diatas, juga diadakan pameran kaligrafi. "Ada 69 karya kaligrafi dari berbagai macam jenis dan gaya tulisan. Sebagian besar karya seni kaligrafi diantaranya buatan oleh santri, kemudian sisa nya para ustadz dan pembimbing PSKQ," terangnya kepada isknews.com usai memberikan hadiah dan piala.

Pada Rabu malam, (16/1/2018) diadakan pengajian akbar dalam rangka harlah PSKQ Modern ke-11 dan Haul Bapak Sudiro Yasir ke-6. Kali ini mengundang tamu istimewa KH. Budi Harjono dari Semarang, Gus Ali Ridho, Majelis Gandrung Nabi dan Qori' oleh H. Syaiful Mujab sang juara 1 MTQ tingkat Nasional di Banten tahun 2008 lalu. "Selain itu juga dimeriahkan tarian arab sufi, gamelan, dan pentas seni dari santri dan santriwati PSKQ," ujarnya. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.