Los Pasar Brayung Mulai Ditempati

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Los Pasar Brayung, di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mulai ditempati. Kios sebanyak tujuh unit itu, telah selesai direhab pada Tahun Anggaran (TA) 2017 lalu, menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. Selama rehab berlangsung, ratusan pedagang yang berjualan di los tersebut, direlokasi di areal parkir di depan pasar.

Pantauan isknews.com, Senin (22-01-2018), sebagian besar padagang yang menempati los di sebelah utara yang jumlahnya tiga unit, sudah berjualan. Namun ada diantara pedagang yang masih mnembuat grobog tempat pendasaran.

Sedangkan untuk los di sebelah selatan yang jumlahnya empat unit, sebagian besar belum ditempati. Para pedafang yang menempati lios ini, masih sibuk membuat tempat pendasaran di tempat yang akan mereka gunakan untuk berjualan.


Kepala Pasar Brayung, Lazim, yang dihubingi isknews.com, membenarkan kalu rehab Los Pasar Brayung sudah selesai dan diresmikan penggunaannya pada 31 Desember 2017 lalu, bersamaan dengan proyek-proyek lannya di Kabupaten Kudus. Sehari setelah itu, para pedagang sudah diperbolehkan pindah dari tempat relokasi, untuk berjualan kembali di lios yang dibangun baru itu.

“Los yang direhab sebanyak tujuh unit terbagi di dua tempat, yakni 3 unit di deretan los sebelah utara, tepatnya di depan kantor pasar, berukuran 20 x 30 meter, sedangkan yang empat unit di deretan los sebelah selatan, berukuran masing-masing 10 x 20 meter. Semua los itu dibongkar total dan diganti dengan bangunan baru.”

Dia menjelaskan, pedagang yang menempati tiga di los deretan utara sebagian besar adalah penjual yang menggelar dagangannya secara lesehan, sebagian lainnya pedagang kios. Sedangkan pedagang yang empat los di deretan sebelah selatan, adalah para penjual alat rumah tangga dan pakaian yang sebagian diantaranya sudah lama tutup. Jumlah pedagang di tiga los utara sekitar 100 orang, sedangkan di empat los di selatan, sekitar 50 orang.

“Rehab Los Pasar Brayung ini menelan beaya sebesar Rp 1,6 miliar, sumber dana dari APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran (TA) 2017. OPD selaku pengadaan proyek adalah Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Diperlopas) Kabupaten Kudus.” (DM)

No comments

Powered by Blogger.