Mengalami Pembengkakan Anggaran, Jembatan Desa Megawon Sudah Bisa Dilintasi

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Jembatan di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, kini sudah jadi dan sudah bisa dilewati warga untuk beraktivitas. Meskipun ukuran panjang dan lebar masing-masing 15 dan 3 meter, namun keberadaan jembatan ini sangat vital, karena menjadi penghubung antara wilayah RT 02 – RT 04/RW 02 di Dukuh Krajan, Desa Megawon. 

Diketahui, pembangunan jembatan baru ini menelan biaya sebesar Rp 130 juta, mengalami pembengkakan dari perencanaan awal yang dianggarkan hanya Rp 60 juta. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Desa Megawon Tahun Anggaran (TA) 2017. 

Pantauan isknews.com, Senin (29-01-2018), pembangunan jembatan baru yang pengadaanya oleh Pemerintah Desa Megawon itu, juga disertai pengurugan jalan di kedua sisi jembatan, masing-maing setinggi 3 meter, setara dengan lantai permukaan jembatan.


Kepala Desa Megawon, Nurasag yang dihubungi isknews.com, membenarkan hal itu. Menurut dia, tempat di bangunnya jembatan itu, berada di atas sungai yang dasarnya sedalam 3 meter dari jalan desa. Sehingga setinggi itulah jembatan itu didirikan.

“Kegiatan pembangunn jembatan itu diikuti dengan pengurugan jalan di kedua sisi jembatan, juga dengan ketinggian maksimal 3 meter. Jika jalan itu tidak diurug, jembatan tidak akan bisa dilewati,” jelasnya.

Pembangunan jembatan yang didanai APBDes Desa Megawon TA 2017 itu, lanjutnya, pada awal perencanaan, dianggarkan sebesar Rp 60 juta. Namun dalam perkembangannya meningkat menjadi sebesar Rp 130 juta. Penyebabnya, adanya pekerjaan tambahan berupa peninggian dan pengaspalan jalan.

Karena adanya perubahan perencanaan itulah, imbuh Kades, terjadi pembengkakan biaya pembangunan dua kali lipat lebih. Yakni dari sebesar Rp 60 juta, menjadi Rp 130 juta. 

“Namun hal itu tidak ada masalah, karena selain sudah dimusyawarahkan dalam rapat desa, juga dituangkan dalam APBDes,” ungkapnya. (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.