Museum Fosil Patiayam Akan Diperluas

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Museum Fosil Patiayam Kudus, akan diperluas. Perluasan itu dengan cara membangun satu lagi gedung baru, letaknya satu tempat dengan museum yang berlokasi di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Alasan penambahan bangunan fisik, karena masih memerlukan banyak ruangan untuk kebutuhan museum serta fasilitas untuk pengunjung, sedangkan museum yang ada sekarang ini dinilai kurang memadai. 

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Sutiyono, saat dihubungi isknews.com, Senin (29-01-2018), membenarkan hal itu. Menurut dia, gedung Museum Fosil Patiayam yang baru itu akan dibangun di sebelah kiri agak ke belakang, dari museum yang lama. 

“Untuk lahan tempat didirikannya bangunan baru, masih cukup dan tersedia. Karena luas lahan seluruhnya 7500 meter persegi, digunakan untuk museum dan parkir, masing-masing luas 20 x 30 meter.”


Dengan luas yang hanya 600 persegi, lanjutnya, bangunan dua lantai Museum Fosil Patiyam yang sekarang ini, sudah tidak mamadai, sehingga baik penggunaan oleh pegelola museum maupun tampilan untuk pengunjung, kurang maksimal. “Lantai satu difungsikan untuk etalasi display fosil hasil temuan, diorama dan replika gajah purba. Sementara lantai dua digunakan untuk ruang konversi dan menyimpan temuan fosil hewan purba yang jumlahnya ratusan.”

Dengan kondisi gedung museum yang terbatas itulah, dipandang perlu memperluas dengan menambah satu lagi gedung museum yang baru. Rencananya bangunan baru itu nantinya akan dibuat lebih luas, sesuai dengan jumlah ruangan yang dibutuhkan.

“Ruangan yang belum ada, contohnya ruang tunggu pengunjung, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang rapat, pemutaran film dan gudang untuk penyimpanan. Untuk ruang diorama dan display, juga perlu ditambah.”

Kabid Kebudayaan Disbudpar itu menambahkan, mengenai perkiraan besar beaya untuk pengadaan bangunan baru itu, pihaknya sedang akan mengajukan ke pimpinan, karena Rancangan Anggaran Beaya (RAB)-nya masih dalam proses. “Namun akan kami usahakan pembangunannya bisa dilaksanakan pada TA 2018 ini.”(DM)

No comments

Powered by Blogger.