Orangtua Wajib Baca! Berikut Manfaat Lomba Mewarnai Bagi Anak

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Fase golden age atau usia emas bagi pertumbuhan seorang anak adalah usia 0 – 5 tahun, karena pada masa tersebut otak anak akan berkembang hingga 80 persen. Sehingga, anak usia tersebut akan dengan mudah menyerap dan menirukan semua informasi yang didapatnya, tanpa melihat baik atau buruknya informasi tersebut.

Pada masa emas, orangtua harus berperan aktif dalam mengawasi pertumbuhan dan perkembangan anaknya, serta mengarahkannya pada hal-hal positif seperti memperkenalkannya pada kesenian.

“Mengenalkan anak pada kesenian, ternyata dapat berguna untuk melatih kepekaan anak terhadap lingkungannya dan menjadikan anak lebih ekpresif dalam menunjukkan bakatnya,” kata Kepala Sekolah TK Al Manar, Tutik.

Kesenian yang paling digemari oleh anak-anak adalah seni mewarnai. Tak heran, setiap kegiatan lomba mewarnai selalu dipadati oleh wajah-wajah antusias dari anak-anak maupun orangtua yang turut menyertainya.

Antusiasme peserta maupun orangtua, tergambar dengan jelas pada festival lomba mewarnai yang diadakan oleh TK Al Manar, Minggu (28-01-2018). Dipadatinya ruangan lomba, oleh orangtua yang menyemangati dan mengarahkan anaknya untuk bisa menyelesaikan proses mewarnai, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Lomba tersebut, disemarakkan sebanyak 150 peserta dari TK dan Kelompok Belajar (KB) se-Kabupaten Kudus.


Di sisi lain, lomba ini menjadi media pendidikan mental anak untuk siap menerima kemenangan dan kekalahan. Sebab, dalam setiap perlombaan pasti ada yang menang dan kalah.

“Saya sudah berpesan kepada orangtua dari peserta lomba, jika nanti anaknya tidak memenangkan lomba untuk tidak memberikan hadiah pada anak tersebut. Biar anak bisa belajar menerima sebuah kekalahan,” ujar Tutik.

Masa golden age, merupakan pekerjaan ekstra bagi orangtua dan tenaga pengajar, dalam membangun sebuah pondasi yang baik bagi generasi bangsa. Pola pendidikan dan pengasuhan yang tepat akan menciptakan generasi bangsa yang cerdas dan bermental prima.

Diakui oleh Kamila (38), salah satu orangtua peserta lomba, bahwa anaknya sangat menyukai kegiatan mewarnai, meskipun hasilnya belum bagus. Dia melihat anaknya begitu antusias dalam mengikuti lomba, sehingga dia sebagai orangtua sebisa mungkin mendukung dan memfasilitasi kegemaran anaknya tersebut.

Adanya festival lomba mewarnai ini, dapat menjadi sarana pendidikan mental pada anak. Karena dalam lomba mewarnai dapat menumbuhkan jiwa kompetitor dan menjadi sarana menuangkan ekspresi maupun imajinasi pada anak.

“Saya membiarkan dia menuangkan semua imajinasinya, meskipun kadang itu tidak sesuai. Misalnya, gunung yang biasanya diwarnai biru, namun dia memberi warna merah. Saya membiarkan saja dan tetap memberi apresiasi, tujuannya agar anak tidak takut untuk menuangkan kreatifitas mereka,” kata Kamilah.

Imbuhnya, “Dengan membiarkan dia berkreasi sesuka hatinya, menjadikannya lebih percaya diri dalam menunjukkan bakat yang dimiliki. Dari situ, saya dapat dengan mudah mengetahui dan mengarahkan dia untuk lebih menekuni bakat yang dimiliki.” (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.