Puluhan PKL di Bantaran Sungai Kaligelis Akan Direlokasi

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Sebanyak 190 Pedagang Kaki Lima (PKL) barang bekas yang selama ini berjualan di bantaran Sungai Kaligelis, akan direlokasi ke eks Pasar Hewan Desa Tanjungkarang. Kepindahan itu dilatarbelakangi adanya ketentuan tanah irigasi tidak boleh digunakan untuk didirikan bangunan. Para PKL itu akan boyongan ke tempat jualannya yang baru, pada awal Februari 2018.

Kepala Bidang (Kabid) PKL Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar), Sofyan Duri membenarkan hal itu, saat dihubungi isknews.com, Selasa (23-01-2018). Menurut dia, sebanyak 190 PKL yang akan direlokasi itu, adalah yang sehari-hari berjualan di bantaran Sungai Keligelis, di sebelah Utara dan Selatan Jembatan Niti Semito, masuk Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

“Para PKL itu akan direlokasi ke eks Pasar Hewan, di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus,” paparnya.


Recana pemindahan tersebut, lanjutnya, sudah ada sejak menjelang akhir 2017 lalu, namun baru bisa dilaksanakan pada awal 2018 ini. Para PKL itu bersedia direlokasi, setelah diberikan sosialisasi tentang larangan berjualan di atas bantaran sungai yang statusnya tanah pengairan.

“Namun PKL yang dipindahkan hanya yang menempati di bantaran sungai, tidak termasuk yang berjualan di atas tanah milik Desa Langgardalem,” jelas Sofyan.

Sementara itu, di tempat yang baru, di komplek eks Pasar Hewan Tanjungrejo, pihak dinas sudah menyediakan los yang cukup untuk menampung sebanyak 190 PKL. Setiap PKL membangun sendiri kiosnya secara swadaya, ukuran 2 x 18,5 meter dengan tinggi atap 2 meter.

“Untuk pintu terbuat dari rolling door, kalau selesai berjualan bisa langsung ditutup. Sehingga keamanan terjamin,” imbuhnya.

Kabid PKL Disdagsar Kabupaten Kudus itu menambahkan, atas kesepakatan PKL, mereka akan pindah ke tempat relokasi mulai 1 Februari 2018. Karena jenis dagangan para PKL berupa barang bekas onderdil kendaraan bermotor yang jumlahnya mencapai ratusan, membutuhkan waktu untuk menata dan mengepak.

“Harapan kami, relokasi berjalan lancar dan semua PKL mendapat bagian kios karena sebelumnya sudah diundi,” tutupnya. (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.