Sebanyak 14.907 Kartu Tani Belum Didistribusikan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus hingga awal 2018 ini, masih menyimpan sebanyak 14.907 Kartu Tani dari 17.721 kartu tani yang seharusnya didistribusikan kepada petani pada 2017 lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman dan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Arin Nikmah mengungkapkan, belum bisa dibagikannya semua kartu tani itu karena tidak semua petani di Kudus, mau menerima bantuan kartu tani.

“Petani yang tidak mau diantaranya, petani yang tidak punya sawah sendiri,” jelasnya saat dihubungi, Kamis (18-01-2018).

Mereka merupakan petani penggarap yang menyewa sawah orang lain untuk ditanami padi, sehingga selalu berpindah-pindah. Dengan alasan itu, para petani tidak membutuhkan kartu tani, karena untuk kebutuhan sudah terpenuhi dengan membeli langsung ke pengecer pupuk.


"Selain itu, persyaratan untuk bisa mendapat bantuan kartu tani yakni petani yang punya sawah sendiri dan memiliki E-KTP," terang Arin.

Kendala lain, banyak petani yang sawahnya sempit, sehingga enggan mengambil jatah kartu tani. Alasannya, kebutuhan pupuknya tidak begitu banyak. Selain itu, mereka beranggapan jika memiliki kartu tani hanya sekedar untuk mengambil jatah pupuk bersubsidi dalam jumlah sedikit mereka merugi.

“Sedangkan kalau mempunyai kartu tani, kalau tidak membeli pupuk bersubsidi dalam jumlah banyak dianggap rugi. Keuntungan dari mempunyai kartu tani, memang petani bisa membeli pupuk bersubsidi," ujarnya.

Terkait kartu tani yang masih tersisa, dia menegaskan akan dibagikan dalam jangka tiga bulan ke depan. Namun pihaknya juga harus melihat kesiapan serta stok pupuk, baik distributor mau pun pengecer, apakah sudah cukup memenuhi kebutuhan petani apa belum.

"Kalau dilihat dari jumlah petani di Kudus yang sebanyak 52.342 orang, jumlah kartu tani 17.721, masih kurang banyak." (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.