Tamzil Gandeng Hartopo di Pilbup Kudus 2018

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Mantan Bupati Kudus M Tamzil sudah menyatakan diri maju kembali dalam Pilbup Kudus 2018. Akan tetapi hingga saat ini "Bapak Persiku" itu belum mendapatkan kepastian partai pengusung. Sejauh ini baru Partai Hanura yang telah memberikan rekomendasi untuk Tamzil.

Padahal batas waktu pendaftaran sudah sangat dekat yakni maksimal 10 Januari 2018 mendatang, namun hingga kini belum ada kepastian. Di sisi lain, dari kubu PDI Perjuangan justru sudah lebih dulu mendeklarasikan Masan-Noor Yasin sebagai Cabup-Cawabup yang diusung.


Juru bicara dan tim sukses Tamzil, Mahmudun mengatakan, pihaknya terus bergerak dalam komunikasi dengan partai politik (Parpol) yang akan mengusung Tamzil. Dia optimistis Tamzil bakal memenuhi jumlah minimal dukungan parpol, yakni sembilan kursi DPRD Kudus.

Dia menyebut, selain Hanura yang memiliki tiga kursi, saat ini yang masih menjalin komunikasi intensif adalah PBB (1 kursi) dan PKB (6 kursi). "Artinya sudah cukup lah syarat minimal, kan sudah dapat 10 kursi. Kalau yang lain ikut merapat silakan," ujarnya.

Mahmudun menyampaikan, kemungkinan deklarasi 3 Januari 2018 mendatang. Terkait pendamping Tamzil, sudah diputuskan menggandeng Hartopo yang merupakan kader PDI Perjuangan.

"Kita sudah putuskan Pak Hartopo yang akan menjadi wakilnya Pak Tamzil," tegasnya.

Terpisah, Hartopo saat dikonfirmasi ISKNEWS.COM mengaku mengalir mengikuti arus politik di Kudus yang sangat dinamis. "Saya siap-siap saja jika dipasangkan dengan Pak Tamzil," ucapnya.

Diakuinya, banyak partai yang menginginkannya maju di Pilbup Kudus 2018 berpasangan dengan Tamzil. Hartopo kini hanya menunggu rekomendasi dari partai pengusung yang telah diloby oleh Tamzil.

"Kalau memang nanti sapat rekomendasi dan jumlah kursi mencukupi untuk maju di Pilbup Kudus 2018 saya siap saja," tandasnya.

Disinggung perihal ketidakhadirannya saat PDI P mendeklarasikan pasangan Masan-Noor Yasin, Hartopo mengaku sedang dalam kondisi sakit. Tidak ada maksud sengaja tidak hadir.

Sementara itu, terkait gambar yang beredar di beberapa titik di Kudus, dia mengaku bukan pihaknya yang membuat. Melainkan tim sukses dari Tamzil. Hal itu dimaksudkan untuk memperkenalkan Hartopo agar semakin dikenal seluruh masyarakat Kudus.

Nama Hartopo mulai mencuat dan digadang-gadang sebagai bakal calon wakil bupati (cawabup) mendampingi Tamzil beberapa minggu terakhir. Hal itu tak terlepas dari sejumlah baliho bergambar dirinya mirip dengan baliho berlatarbelakang mirip miliki Tamzil. Bahkan di media sosial sudah banyak beredar gambar Tamzil-Hartopo. (MK)

No comments

Powered by Blogger.