Wouw ! Pengunjung Museum Fosil Patiaayam Tembus Angka 1,2 Juta orang pada Libur Natal dan Tahun Baru

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Dari sejumlah obyek wisata yang ada Kabupaten Kudus yang mendapat banyak kunjungan wisatawan, pada saat berlangsungnya liburan Natal 2015 – Tahun Baru 2018, adalah Museum Fosil Patiayam. Jumlah pengunjung di museum yang terletak di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, pada liburan akhir tahun yang berlangsung tujuh hari, 25 Desember 2017 – 1 Januari 2018, tercatat lebih dari 1.200.000 orang. Mereka tidak hanya dari kota/kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, melainkan juga dari luar Jateng, seperti dari Jabar, Jateng, bahkan ada juga dari luar Palau Jawa, bahkan dari manca negara, yakni Malaysia.


Angka data jumlah pengunjung Museum Fosil Patiayam itu, bisa dilihat di buku tamu, saat isknews.com datang ke museum tersebut, Selasa (02/01/18). Pada liburan Natal lalu, tepatnya 25 Desember 2017, jumlah pengunjung mencapai sebanyak 175 orang. Kemudian pada empat hari berikutnya, 26 – 29 Desember 2017, jumlah pengunjung rata-rata sebanyak 125 orang.

Mendekati akhir tahun 2017, jumlah pengunjung museum yang mempunyai koleksi ribuan fosil hewan purba itu, semakin meningkat. Selama dua hari berturut-turut, 30 – 31 Desember 2017, jumlah pengunjunga masing-masing sebanyak 119 dan 216 orang, Puncaknya, pada saat hari pertama Tahun Baru, yakni 1 Januari 2018, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 254 orang.

Sehingga jika dijumlahkan, total pengunjung Museum Fosil Museum Fosil Patiayam itu, mencapai lebih dari 1.200.000, atau tepatnya sebanyak 1233.999 orang. 

Sedangkan asal atau alamat para pengunjung, seperti yang ditulis di buku tamu, untuk yang dari Provinsi Jawa Tengah, tercatat hampir semua kota/kabupaten, terbanyak dari esk Karesidenan Pati. Provinsi Jawa Barat, diantaranya dari Tangerang, Jawa Timur, diamtaranya dari Bojonegoro dan Surabaya, luar Pulau Jawa, dari Samarinda (Kaltim). Sementara untuk wisatawan dari Malaysia, berkunjung ke Museum Fosil Patiayam, atas nama Zahara, jumlah rombongan tiga orang, pada 22 Desember 2017.

Ali Mustaqim, salah satu dari juru pelihara Museum Fosil Patiayam yang piket pada hari itu, mengatakan, jika ada pengunjunga atau siapa saja yang membutuhkan informasi jumlah atau data pengunjung, bisa melihat catatan yang ada di buku tamu museum tersebut. “Kalau yang berkaitan dengan yang lainnya, soal perkembangan museum, temuan fosil dan lain-lain, silahkan tanyakan ke dinas, karena saya tidak diberi kewenangan.” (DM)

No comments

Powered by Blogger.