Wow! Ada yang Jual Pocong di Kudus

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Ketika anda mendengar kata pocong, apa yang anda pikirkan. Tentunya sesosok makhluk gaib khas Nusantara yang biasa terpampang di layar kaca kesayangan anda.

Tetapi pocong yang kami maksud bukanlah itu, melainkan sebuah kata yang umum digunakan masyarakat untuk mengistilahkan seikat bibit padi di Pasar Wineh, Desa Medini Kecamatan Undaan, Kudus.

“Seikat wineh (bibit –red) padi ini, kami sebut sebagai pocong. Memang sejak dahulu istilahnya memang seperti itu,” terang seorang penjual bibit padi, Toha (76), Senin (22-01-2018).


Di Pasar Wineh yang bertempat di tepi Jalan Kudus – Purwodadi itu, ada sebanyak empat pedagang bibit padi. Kebanyakan dari mereka merupakan warga sekitar. Diketahui, lokasi berjualan tersebut sudah mendapat izin dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Kalau tidak mendapat izin dari pemdes, tentu kami akan dilarang berjualan di sini,” tutur warga Desa Medini ini.

Uniknya, keberadaan pasar tersebut sudah ada sejak 30 tahun lebih dan menjadi sentral penjualan bibit padi berkualitas. Tidak hanya bagi petani atau pembeli dari Kota Kretek saja, melainkan juga kabupaten lain semisal Demak, Grobogan, Kendal, bahkan Weleri.

“Saya jual seikatnya Rp 1.500, kalau umumnya untuk sawah sebahu membutuhkan sekitar 700-an pocong. Kalau pembelinya dari mana-mana, ada yang dari Kendal dan Weleri,” ungkap Toha. (RW/AM)

No comments

Powered by Blogger.