20 Personel Polisi Disiapkan Jadi Pengawal Cabup dan Cawabup Kudus

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning mengatakan, setiap Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kudus, akan mendapatkan fasilitas pengawalan ketat dari kepolisian.

Pengawalan itu, dimulai sejak ditetapkan sebagai calon dalam gelaran Pilkada serentak 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus. "Para calon akan dapat pengawalan khusus dari anggota yang telah terlatih, sejak ditetapkan 12 Februari 2018 mendatang," kata Agusman seusai kegiatan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (06-02-2018).

Dijelaskan, masing-masing calon akan mendapatkan fasilitas satu personel polisi untuk pengawalan yang melekat selama 24 jam. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga calon dari berbagai ancaman, terutama yang mengancam keselamatan.

"Kami siapkan 20 personel untuk mengawal Cabup dan Cawabup Kudus. Nantinya mereka akan bertugas menjaga ke manapun calon melakukan kegiatan," tuturnya.


Pengawalan calon, kata Agusman, sudah berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Mengingat dinamika politik yang terjadi, tentunya potensi kerawanan terhadap keselamatan calon juga perlu dipertimbangkan.

"Intinya keselamatan calon akan dijaga personel kepolisian 24 jam penuh, sampai seluruh tahapan Pilkada serentak selesai," imbuhnya.

Ditambahkan, pihaknya telah melakukan penyesuaian berdasarkan hasil pendaftaran bakal calon di KPU Kudus. Yakni dengan mempersiapkan pengawal sesuai dengan calon masing-masing.

“Calon laki-laki akan dikawal anggota laki-laki, calon perempuan akan dikawal Polwan,” masih Agusman "Besar kemungkinan, seluruh bakal calon akan lolos sebagai calon. Untuk itu, kami persiapkan jauh hari pengawal yang disesuaikan dengan calonnya."

Diketahui, dalam Pilkada serentak di Kabupaten Kudus terdapat lima Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) yang mendaftar. Di antaranya Masan-Noor Yasin yang diusung PDI Perjuangan, Golkar, Demokrat, PAN, PSI dan Berkarya. Tamzil-Hartopo diusung PKB, PPP, serta Hanura. Hartini-Bowo diusung Gerindra, PKS dan PBB.

Sementara dua bapaslon lain mendaftar dari jalur independen. Yakni Akhwan-Hadi Sucipto dan Hartoyo-Junaidi. Khusus untuk pasangan Hartoyo-Junaidi masih menunggu Verifikasi Faktual (Verfak) KPU Kudus, dari perbaikan syarat dukungan yang sebelumnya belum memenuhi syarat. (MK/AM)

No comments

Powered by Blogger.