Dua Desa Akan Peroleh Bantuan Tugu Rintisan Desa Wisata

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Dua desa di Kabupaten Kudus yang ditetapkan sebagai Rintisan Desa Wisata, yakni Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati dan Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, akan memperoleh bantuan tugu identitas Rintisan Desa Wisata.

Bantuan tersebut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2018, masing-masing sebesar Rp 416.475.000.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disbudpar Kabupaten Kudus, Sri Wahjuningsih, saat dihubungi isknews.com, Senin (05-02-2018), membenarkan hal itu. Menurut dia, bantuan tugu identitas rintisan untuk Desa Loram Kulon dan Desa Rahtawu itu, sudah diajukan ke Pemkab melalui kepala dinas. 


“Harapan kami, pengajuan itu bisa direalisasikan pada TA 2018 ini,” tuturnya.

Namun untuk pelaksanaan pembangunannya, lanjut Sri, masih dalam perencanaan. Hal itu terkait dengan identitas rintisan desa wisata sebagai ikon desa yang bersangkutan. Ikon itulah yang nantinya dipasang pada tugu rintisan desa wisata. 

“Kami akan berkoordinasi dengan ketua kelompok sadar wisata desa setempat, baik Desa Loram Kulon dan Desa Rahtawu, ikon apa yang layak dan diunggulkan, sebagai identitas rintisan desa wisata,” terangnya.

Dia mencontohkan, empat desa rintisan desa wisata yang mendapat bantuan proyek yang sama, pada TA 2017 lalu, yakni Desa Wonosoco (Undaan), Jepang (Mejobo), Kaliwungu (Kaliwungu) dan Desa Terban (Jekulo). Bentuk tugu identitas rintisan desa wisata, mengacu pada karakter dan ciri khas atau icon yang menjadi daya tarik wisatawan, di keempat Rintisan Desa Wisata tersebut. 

“Jadi tugu itu tidak sekedar bangunan tugu pada umumnya, akan tetapi akan diberi sentuhan seni, sebagai identitas Rintisan Desa Wisata yang selama ini sudah dikenal oleh warga masyarakat Kabupaten Kudus,” sebut Sri.

Sentuhan seni itu, seperti bisa dilihat di Rintisan Desa Wisata Wonosoco, iconnya adalah “Wayang Klitik“, tugu identitas yang dibangun di desa itu, diberi ornamen berupa tokoh pewayangan kesenian tradisional daerah setempat.

“Untuk Desa Jepang, icon pariwisatanya adalah kerajinan bambu, Desa Kaliwungu kerajinan gebyok dan Desa Terban icon pariwisatanya adalah gajah purba,” pungkas Kabid Pariwisata Disbudpar Kabupaten Kudus itu. (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.