Ini Lo! Ciri Khas Pentol Muria yang Harus Kamu Tahu

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Pentol atau nama lain dari bakso tusuk adalah makanan trasdisional yang serupa dengan bakso, hanya saja memiliki kandungan daging lebih sedikit dan tidak berkuah. Makanan ini banyak dijumpai di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Pentol dari setiap daerah memiliki cita rasa dan cara penyajian yang berbeda-beda.

Seperti Pentol Muria atau Pentol Colo yang namanya begitu populer bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya. Makanan yang banyak dijual di area Wisata Gunung Muria atau tepatnya di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus ini, memiliki cita rasa yang begitu khas. Tak heran jika banyak wisatawan maupun masyarakat lokal Kudus yang rela datang ke sana, sekedar untuk menikmati kelezatan Pentol Muria.

Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Pajunan, Kecamatan/Kabupaten Kudus, Muhammad Alex (21), Sabtu (10-02-2018) kepada isknews.com ia mengatakan, bahwa dirinya sengaja datang untuk berziarah ke Makam Sunan Muria dan menikmati kelezatan dari Pentol Muria.

"Pentol Muria sudah menjadi ikon dari kawasan Wisata Gunung Muria, sehingga setiap saya datang ke sini, selalu menyempatkan untuk membeli Pentol Muria," ujar Alex sapaan karibnya.

Saat ditanya mengenai apa yang menjadi ciri khas dari Pentol Muria? Alex menjawab, "Mungkin rasa rempah-rempahnya lebih kuat dibandingkan pentol lainnya."

Rasa penaaran akan ciri khas dari Pentol Muria menghantarkan media ini pada seorang Pengusaha Pentol Muria, Mugiono (45) warga Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Pada perbincangan singkat tersebut, ia membenarkan bahwa ciri khas dari Pentol Muria terletak pada rasa rempah-rempahnya yang lebih kuat.

Perwajahan Pentol Muria, kuliner khas Wisata Sunan Muria yang menggugah selera. (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

"Setiap penjual pentol memiliki ciri khas dari segi cita rasa maupun cara penyajiannya. Kalau dari Pentol Muria yang menjadi ciri khasnya adalah sausnya. Jika penjual pentol pada umumnya hanya menggunakan saus tomat dan kecap sebagai pelengkapnya. Hal ini berbeda dengan saus dari Pentol Colo, yang terbuat dari kecap yang telah dicampur dengan berbagai rempah-rempah," ungkap Mugiono.

Imbuhnya, "Untuk rasa dari pentolnya relatif sama dengan pentol-pentol lainnya, yang membedakan hanya komposisi sausnya dan itu yang menjadi khas dari Pentol Muria."

Banyaknya penjual pentol yang menyebar di tempat-tempat wisata yang ada di kawasan Gunung Muria, menjadikan makanan ini begitu akrab di telinga wisatawan maupun masyarakat lokal. Popularitas Pentol Muria menjadikan para pelaku usaha ini kebanjiran order, terutama di akhir pekan.

Diakui oleh Mugiono, banyaknya wisatawan yang datang ke kawasan Wisata Gunung Muria pada akhir pekan, berpengaruh pada peningkatan permintaan pentol. Popularitas dari Pentol Muria menjadikan usaha ini banyak dilirik oleh masyarakat, bahkan pemasarannya kini sudah mencapai beberapa kota di sekitar Kudus, seperti Demak dan Jepara.

"Untuk pemasaran saya dibantu oleh 15 orang yang tersebar di beberapa titik Kota Kudus, Jepara dan Demak. Alhamdulillah, makanan khas Desa Colo ini bisa diterima oleh masyarakat luas," pungkasnya. (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.