Inilah Berbagai Penyakit yang Dikeluhkan Pengungsi Banjir Jati Wetan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Sudah sepekan warga korban banjir dari Dukuh tanggulangin, Gendok dan Barisan, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati menetap sementara di pengungsian Aula Balai Desa setempat. Dari merekapun sudah banyak keluhan kesehatan yang dialami, diantaranya gatal-gatal, flu, batuk dan tekanan darah tinggi.

Hal itu dikatakan dr Ema dari Puskesmas Bae saat ditemui isknews.com di lokasi pengungsian, Kamis (22-02-2018). Dikatakannya, hal tersebut bisa dimaklumi karena secara psikologis di tempat pengungsian berbeda bila di rumah sendiri.

Kebanyakan dari mereka yang menderita gatal-gatal, selain orang dewasa juga ada dari kalangan anak-anak. Lalu untuk keluhan batuk banyak diderita dari anak-anak. Untuk tekanan darah tinggi banyak dialami oleh dewasa.

Suasana pengungsi di Balai Desa Jati Wetan. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

“Apalagi kita sadari, pikiran para pengungsi masih terngiang-ngian di rumah mereka yang tergenang air karena banjir,” lanjut dr Ema, “Kami sudah menyiapkan obat-obatan kepada para pengungsi. Sampai sejauh ini, kondisi kesehatan para pengungsi secara umum cukup baik.”

Sementara itu, Kepala Desa Jati Wetan, Suyitno berharap, semoga keadaan ini tidak berlarut-larut. Ia meyakini, pikiran mereka juga tidak tenang meninggalkan rumah yamg selama ini mereka tempati dalam keadaan kosong.

"Semoga banjir yang menggenangi pemukiman bisa cepat surut, sehingga para warga bisa kembali ke rumahnya masing-masing," harapnya.

Menyoal kesehatan, sudah ditangani oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus melalui Puskesmas. Mereka secara bergantian selalu berjaga untuk memberikan pelayanan kepada para pengungsi yang membutuhkan fasilitas kesehatan.

Diketahui, hingga Kamis (22-02-2018) kemarin, masih ada 41 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 147 orang pengungsi di balai desa. Jumlah tersebut telah berkurang, dari sebelumnya 253 orang menjadi 147 orang saja. (AJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.