Jauh Sebelum Indonesia Merdeka, Tanah di Kudus ini Sudah Merdeka

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Tanah Kamardikan, nama tempat ini mungkin terdengar asing di telinga Anda. Tanah Kamardikan merupakan sepetak tanah yang memperoleh kemerdekaan, jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaanya pada tahun 1945.

Yang lebih mencengangkan lagi, tanah kamardikan ini berlokasi di Kudus, tepatnya di Desa Barongan, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Anda akan bertanya-tanya, bagaimana mungkin tanah tersebut bisa merdeka, jauh sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia?

Sedikit pembuka ingatan, Kajeng Kyai Adipati Ario Tjondronegoro III yang saat itu menjabat sebagai Bupati Kudus – Pati tahun 1811 – 1835, merupakan Bupati Kudus ke tiga. Karena jasanya terhadap masyarakat Kudus dan sekitarnya yang begitu besar, ia kerap dianggap sebagai Bupati Kudus yang pertama.



“Pada masa pemerintahan Bupati Kudus yang pertama dan kedua, Kudus tidak mengalami perubahan yang signifikan. Namun, pada masa pemerintahan Kanjeng Kyai Adipati Ario Tjondronegoro III, Kudus mengalami perubahan yang signifikan,” tutur Sunarto (57), juru kunci Makam Sidomukti, Selasa (30-01-2018).

Begitu besar jasa Kanjeng Kyai Adipati Ario Tjondronegoro III, dalam mengamankan dan memakmurkan rakyat Kudus – Pati dari kelaparan dan kesulitan pada tahun 1830, menghantarkannya memperoleh hadiah dari Pemerintahan Hindia-Belanda.

Hadiah tersebut berupa Tanah Pesarean seluas 2 hektare, yang diberikan pada tahun 1913 oleh Tuan Gubernur Jendral Hindia-Belanda pada masa itu.

“Jadi tanah ini, telah merdeka pada tahun 1913 masehi. Dan berdasarkan amanat hibah tersebut, tanah ini dijadikan Kompleks Pemakaman Sidomukti,” kata Ayah satu anak itu. (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.