Jumlah Penduduk Kabupaten Kudus Saat Ini

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Data terakhir kependudukan tahun 2015 menyebutkan jika jumlah penduduk di Kabupaten Kudus sebanyak 831.303 jiwa dengan luas wilayah sebesar 425,16 kilometer persegi, menjadikan tingkat kepadatan penduduk di Kabupaten Kudus sebesar 1.955 jiwa per kilometer persegi.

Untuk mengetahui jumlah penduduk Kudus saat ini, isknews.com mengunjungi Badan Pusat Satatistik Kabupaten Kudus. Di sana data kependudukan dihimpun dalam buku Kabupaten Kudus dalam Angka 2017, berikut beberapa ulasan terkait data kependudukan yang tertuang dalam buku tersebut.

Berdasarkan data sensus yang direkam Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus pada tahun 2016 menyebutkan, bahwa jumlah penduduk Kabupaten Kudus pada tahun 2016 sebesar 841.499 jiwa. Dilihat dari banyaknya penduduk berdasarkan jenis kelamin diketahui 414.315 jiwa laki-laki (49,24 persen) dan 427.184 jiwa perempuan (50,76 persen).

Data menunjukkan, jumlah penduduk perempuan lebih banyak, dibandingkan jumlah penduduk laki-laki. Bila dilakukan berbandingan rasio jumlah penduduk laki-laki dan perempuan didapatkan hasil 96,99, yang menunjukkan bahwa setiap 100 penduduk perempuan terdapat 97 penduduk laki-laki. Hal senada terjadi di setiap kecamatan di Kabupaten Kudus yang memiliki rasio jenis kelamin berkisar antara 94,24 hingga 98,30.

Jika dilihat berdasarkan penyebaran penduduk di Kabupaten Kudus, daerah dengan jumlah penduduk tertinggi ada di Kecamatan Jati, yakni sebanyak 108.103 jiwa. Disusul Kecamatan Jekulo sebanyak 107. 336 jiwa dan Kecamatan Dawe sebanyak 107.00 jiwa.

Ilustrasi. (Areef Dzul Faqqar/ISKNEWS.COM)

Sedangkan untuk daerah dengan jumlah penduduk terkecil ada di Kecamatan Bae yakni sebanyak 72.627 jiwa. Meskipun demikian, luas wilayah Kecamatan Bae yang cukup kecil yakni sebesar 23,32 kilometer persegi menjadikan wilayah ini termasuk kedalam daerah dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi.

Beranjak ke tingkat kepadatan penduduk di Kabupaten Kudus, masih didominasi oleh daerah di pusat Kota, seperti Kecamatan Kudus. Dengan luas wilayah terkecil yaitu sebesar 10,47 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai 98.363 jiwa, menjadikan Kecamatan Kudus sebagai daerah dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Kudus, yakni sebesar 9.392 jiwa per kilometer persegi

Disusul oleh Kecamatan Jati sebesar 4.111 jiwa per kilometer persegi dan Kecamatan Bae sebesar 3.114 jiwa per kilometer persegi.

Sedangkan untuk daerah dengan tingkat kepadatan penduduk terendah adalah Kecamatan Undaan, dengan luas wilayah 71,77 kilometer persegi dan jumlah penduduk sebesar 74.631 jiwa. Adapun tingkat kepadatan penduduk di Kecamatan ini sebesar 1.040 jiwa per kilometer persegi.

Berlanjut ke jumlah rumah tangga di Kabupaten Kudus sebanyak 209.739 rumah tangga. Dari data tersebut diperoleh data rata-rata anggota rumah tangga di Kabupaten Kudus sebesar 4,01. Angka ini sama dibandingkan dengan hasil tahun sebelumnya.

Untuk kecamatan dengan jumlah rumah tangga terbanyak adalah Kecamatan Jati, yaitu sebesar 26.825 rumah tangga. Sedangkan daerah dengan jumlah rumah tangga paling sedikit adalah Kecamatan Bae, yaitu sebesar 17.977 rumah tangga.

Pertumbuhan penduduk dapat dilihat dari angka kelahiran dan kematian yang ada di daerah tersebut. Berdasarkan angka kelahiran diketahui jumlah kelahiran selama tahun 2016 sebanyak 10.140 bayi, yang terdiri dari 5.345 bayi laki-laki dan 4.795 bayi perempuan.

Dengan angka kelahiran kasar (CBR) sebesar 12,05. Angka ini menunjukkan bahwa setiap 1.000 penduduk di Kabupaten Kudus terdapat 12 bayi. Jika dibandingkan dengan CBR tahun sebelumnya sebesar 12,48, menunjukkan terjadi penurunan jumlah kelahiran pada tahun 2016 dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan angka kematian, didapatkan hasil sebanyak 6.068 jiwa, yang terdiri dari 3.076 laki-laki dan 2.992 perempuan. Dengan angka kematian kasar (CDR) sebesar 7,21 dan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya angka CDR mencapai 7,29 tergolong lebih rendah. Hal ini menunjukkan, bahwa angka kematian di Kabupaten Kudus pada tahun 2016 mengalami penurunan. (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.