Kota Kretek Inflasi 1,00 Persen

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Kota Kretek mengalamai inflasi sebesar 1,00 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 138,03 pada Januari 2018. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus, Sapto Harjuli Wahyu, saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (02-02-2018).

Dijelaskan Sapto, catatan BPS Kudus inflasi yang terjadi Januari 2018 lebih tinggi, dibandingkan bulan sebelumnya, yang juga mengalami inflasi sebesar 0,60 persen dengan IHK 136,67.

Salah satu penyebab tingginya inflasi bulan ini, adalah tingginya harga beras. Harga beras menyentuh Rp 13 ribu per kilogram, atau jauh dari harga maksimum yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, katanya, inflasi juga disebabkan kenaikan komoditas lainnya seperti cabai rawit, bensin, daging ayam ras dan mobil. "Harga mobil juga mengalami kenaikan, tapi daya beli masyarakat juga meningkat," ujarnya.


Inflasi terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran. Diantaranya kelompok bahan makanan 3,26 persen, kelompok makanan jadi, kinuman, rokok dan tembakau 0,11 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,10 persen, kelompok sandang 0,30 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,16 persen, serta kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,81 persen.

"Inflasi bulan ini, terjadi di seluruh SBH di Jawa Tengah. Termasuk di provinsi dan nasional juga mengalami inflasi," imbuhnya.

Sapto menambahkan, inflasi tertinggi terjadi di Kota Cilacap sebesar 1,33 persen dengan IHK 135,22. Diikuti Purwokerto 1,29 persen dengan IHK 129,70. Selanjutnya Tegal yang mengalami inflasi 1,15 persen dengan IHK 128,90.

Kudus berada pada posisi empat yang mengalami inflasi 1,00 persen dengan IHK sebesar 138,03. Kota Semarang menyusul 0,81 persen dengan IHK 130,17, dan inflasi terendah terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,55 persen dengan IHK 126,91.

Sedangkan di provinsi terjadi inflasi 0,88 persen dengan IHK 130,48 dan nasional mengalami inflasi sebesar 0,62 persen dengan IHK 132,10. (MK/AM)

No comments

Powered by Blogger.