Puncak Musim Panen, Harga Beras Berangsur Turun

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Harga beras di Kudus mulai berangsur turun. Hal itu berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Selasa (06-02-2018), di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Kretek.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti melalui Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan Promosi dan Perlindungan Konsumen, Imam Prayitno mengungkapkan, harga jual beras eceran memang mengalami penurunan sejak seminggu terakhir.

Di antaranya harga jual beras jenis IR-64 kualitas premium, dari Rp 12 ribu menjadi Rp 11.500 perkilogram. Beras jenis IR-64 kualitas medium dari Rp 9.500 menjadi Rp 7.500 – Rp 8.800 perkilogram.


Penurunan ini, lanjut Imam, terjadi marena wilayah Kudus berada pada puncak musim panen MT I. "Panen merata dan bertahap mulai dari Kecamatan Undaan, Mejobo, hingga Jekulo akan berlangsung hingga awal Maret 2018. Kami perkirakan harga beras akan kembali normal dengan adanya panen ini.”

Imam menuturkan, tiap pasar harga jual beras bervariasi. Hanya saja selisih dari satu pasar dengan yang lain tidak terpaut jauh. Diperkirakan akan masih terus turun karena harga jual gabah di tingkat petani juga sudah turun, dari sebelumnya Rp 5.700 kini menjadi sekitar Rp 4.500 perkilogram.

Salah seorang pedagang beras Pasar Ngablak, Suryati menuturkan, saat ini rata-rata beras dijual Rp 10.500 perkilogram dengan kualitas sama. "Bagi pembeli di sini tidak ada bedanya beras medium atau premium, yang penting baru dari penggilingan padi."

Sementara itu, salah satu pemroses beras di Penggilingan Tenggeles, Ursy mengungkapkan, harga jual beras berangsur turun sejak dua minggu terakhir. Dua minggu lalu, dirinya masih menjual beras Rp 11 ribu perkilogram, kemudian perlahan turun menjadi Rp 10.600 dan sekarang menjadi Rp 10 ribu perkilogram.

"Biasanya pedagang ambil dari sini segitu. Terakhir diambil Rp 10 ribu perkilogram. Tapi entah nanti turun lagi atau tidak tergantung kondisi barangnya juga," pungas Ursy. (MK/AM)

No comments

Powered by Blogger.