Realisasi PAD Kabupaten Kudus TA 2017 Melebihi Target

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus, Tahun Anggaran (TA) 2017, berhasil terealisasi di atas 100 persen dari target yang ditetapkan. Dari target yang dicanangakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, sebesar Rp 92,468 miliar, realisasinya mencapai Rp 103,935 miliar, atau sebesar 112,40 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono, saat dihubungi isknews.com, Rabu (21-02-2018), membenarkan hal itu.

Menurut dia, pada awal TA 2017, Pemkab Kudus memasang target PAD sebesar Rp 92.468.615.000. Pencapaian realisasi sebesar Rp 103.935.895.000, adalah perolehan realisasi semua jenis pajak yang menjadi sumber PAD Kabupaten Kudus, sampai dengan 31 Desember 2017. 

“Realisasi PAD Kabupaten Kudus TA 2017, tercapai melebihi target yang ditetapkan, sebesar 112,40 persen,” ungkap Eko.

Ilustrasi.
Sumber PAD Kabupaten Kudus, lanjutnya, diperoleh dari penerimaan 11 jenis pajak. Dari sejumlah itu, pencapaian realisasi tertinggi diperoleh dari pajak hiburan, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 375 .000.000, terealisasi Rp 519.740.175 atau sebesar 138,60 persen. Di urutan ke dua, bea perolehan hak tanah bangunan, target Rp 18.100.000.000, realisasi Rp 24.580.807.320 atau 135,81 persen. 

“ Di urutan ketiga, pajak reklame target Rp 2.201.747.000, realisasi Rp 2.899.155.381 atau 131,68 persen,” bebernya.

Rincian dari ke-11 jenis hasil pajak daerah tersebut, adalah pajak hotel target sebesar Rp 2.200.00.000 realisasi Rp 2.483.257.317 melebihi target sebesar 112,88 persen, pajak restoran target Rp 5.100.000.000 realisasi Rp 6.577.261.823 (128,97%), pajak hiburan, target Rp 375.000.000 realisasi Rp 519.740.175 (138,60%), pajak reklame target Rp 2.201.747.000, realisasi Rp 2.899.155.381 ( 131,68%), pajak penerangan jalan target 43.500.000.000 realisasi Rp 44.972.069.055 (103,38%), pajak mineral bukan logam target Rp 160.000.000 realisasi Rp 178.588.238 atau 111,62 persen.

Selanjutnya, pajak parkir target Rp 325.000.000 realisasi Rp 399.488.450 (122,92%), pajak air tanah target Rp 1.000.000.000 realisasi Rp 1.104.657.223 (110,47%), pajak sarang burung wallet target Rp 30.000.000 realisasi Rp 36.836.300 (122,79%), Pajak Bumi Bangunan (PBB) target Rp 19.476.868.000 realisasi Rp 20.184.033.874 (103,63%), bea perolehan hak tanah bangunan target Rp 18.100.000.000 realisasi Rp 24.580.807.320 atau 135,81 persen.

“Total jumlah hasil pajak daerah Kabupaten Kudus TA 2017, dari target Rp 92.468.615.000 terealisasi sebesar Rp 103.935.895.000, melebihi target 112,40 persen,” pungkas Eko. (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.