Saka Pariwisata Kudus Famtrip Kampung Lebah dan Air Terjun Kedung Gender

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Sebanyak 79 peserta dari 14 pangkalan ambalan tingkat penegak (SMA sederajat) se Kabupaten Kudus mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Pariwisata Kudus ke 16 di Desa Dukuhwaringin, Dawe, Kudus, 21-23 Februari 2018.

Selama tiga hari itu, Salah satu kegiatan yang menarik adalah Familiarization Trip (Famtrip) dan diakhiri kunjungan ke Air Terjun Kedung Gender, yang masih satu wilayah Desa Dukuhwaringin pada Kamis (22-02-2018).

Famtrip kali ini, peserta berseragam pramuka itu diajak mengunjungi langsung petani atau peternak lebah madu. Terlihat mengasyikkan karena mereka bisa tanya jawab ke empunya, terkait pengelolaan hingga penangkarannya.

"Secara tidak langsung adik-adik Saka Pariwisata, mendapat edukasi baru mengenai lebah," terang Pimpinan Saka Pariwisata Kudus, Dwi Erwindrastuti, Jumat (23-02-2018).

Famtrip yang diikuti anggota Saka Pariwisata diajak langsung mengunjungi peternak lebah madu dan Air Terjun Kedung Gender di Dukuhwaringin Dawe Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Desa Dukuhwaringin, Hasanudin menyambut baik, kedatangan para generasi penerus bangsa itu. Pihaknya sangat welcome terhadap siapa saja yang datang ke Dukuhwaringin, terlebih ingin mengunjungi Kampung Lebah dan Air Terjun Kedung Gender yang masih perawan.

Dikatakannya, akhir-akhir ini banyak sekali kunjungan pelancong ke desanya. Tidak hanya dari Kudus sendiri, namun datang dari sejumlah kabupaten atau kota di Jawa Tengah. "Meski wisatawan masih tingkat regional, namun kami optimis dengan inovasi dan gencarnya promosi wisata, nantinya akan dikenal lebih luas."

Ditemui di lokasi berbeda, Penanggung Jawab Diksar sekaligus Ketua Dewan Saka Pariwisata Kudus, Faliqqul Isbah menuturkan, kegiatan ini termasuk merupakan di antara agenda Diksar ke 16 dan juga memperingati HUT Saka Pariwisata ke 15.

“Diantaranya ada materi pengenalan Saka Pariwisata oleh Kak Fahrur Rozi dari Staf Dewan Kwarcab Kudus, kemudian materi kebijakan pembangunan pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Kudus oleh Kabid Pariwisata Disbdupar Wahyuningsih dan Kabid Kebudayaan Disbudpar Sutiyono,” paparnya.

Untuk pengenalan destinasi dan promosi wisata, imbuh dia, juga dikenalkan oleh Kasi Destinasi Wisata Dwi Erwindrastuti dan Kasi Promosi Wisata Sutopo. Terakhir, guiding teknik oleh Siswanto yang merupakan Ketua Paguyuban Pemandu Wisata (PPW) Kabupaten Kudus.

“Selebihnya, juga dilakukan materi lain yang dikemas menyenangkan. Diantaranya fun games hingga api unggun pada Malam Keakraban (Makrab),” pungkasnya. (AJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.