Sayyid Ainul Haq, Sosok Dibalik Nama Kelurahan Kajeksan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Kelurahan Kajeksan diambil dari nama seorang tokoh yang hidup pada zaman Sunan Kudus, ia adalah Sayyid Ainul Haq atau yang dikenal sebagai Mbah Jekso. Ia dimakamkan di Kelurahan Kajeksan RT 02/RW 02, Kecamatan Kota Kudus.

Sedikit pembuka ingatan, bahwa di wilayah Sumur Tulak (kini masuk ke dalam wilayah Desa Krandon), merupakan sebuah gapura masuk sebelah Utara dari Kasunanan Kudus. Sehingga pada masa Kasunanan Kudus, banyak panglima perang dan sejumlah tokoh pemerintahan yang ditugaskan di wilayah tersebut, salah satunya Mbah Jekso.

“Dikisahkan Sayyid Ainul Haq adalah orang yang sangat pandai di bidang Ilmu Fiqih. Sehingga pada masa kepemimpinan Sunan Kudus, ia diangkat sebagai Jaksa dengan tugas menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul di masyarakat,” kata Pegawai Kelurahan Kajeksan, Moch Abdul Rosyid (48), Selasa (06-02-1018).


Disamping tugasnya sebagai seorang jaksa, Mbah Jekso aktif mengembangkan dan mengajarkan syariat agama Islam di daerah Utara Kasunanan Kudus. Tak hanya itu, Mbah Jekso merupakan seseorang yang pandai dalam mengatur strategi perang. Hal ini dibuktikan dalam sebuah peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh Kerajaan Majapahit.

“Sekitar tahun 1503, terjadi sebuah peristiwa penyerangan dari bala tentara Kerajaan Majapahit ke Kasunanan Kudus. Namun, berkat kecerdasan Mbah Jekso dalam menyusun taktik dan strategi, bala tentara dari Majapahit tersebut dapat tertahan di Gapura Kasunanan sebelah Utara. Dan diselesaikan tanpa adanya pertumpahan darah,” ungkapnya pada media ini.

Dari peristiwa tersebut, nama Mbah Jekso menjadi harum dan begitu dikenal oleh masyarakat. Dan sebagai wujud ungkapan rasa terimakasih atas jasa Sayyid Ainul Haq atau Mbah Jekso tersebut, daerah tersebut dinamakan Kelurahan Kajeksan. (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.