SD Terdampak Banjir di Kecamatan Mejobo Sempat Diliburkan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Bencana banjir besar yang terjadi Senin (05-02-2018) di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, selain mengakibatkan terendamnya puluhan rumah penduduk, juga berdampak pada sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang mengalami nasib yang sama.

Akibatnya, ada beberapa SD yang sempat meliburkan anak didiknya selama satu hari, pada keesokan harinya setelah terjadi bencana. Kecuali siswa kelas VI yang bersama para guru, bekerja bakti membersihkan ruang kelas dari lumpur bekas banjir.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Dinas Pendikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Selamet Suhendro saat dihubungi isknews.com, Rabu (07-02-2018) di ruang kerjanya, membenarkan hal itu.


Menurut dia, sebagian besar SDN di Kecamatan Mejobo, sebanyak 43 unit, sudah mengalami rehab bangunan dan peninggian lantai rata-rata setinggi 30 – 40 meter. Sehingga, hanya SDN yang belum direhab yang terendam banjir, sampai airnya masuk ke ruang kelas. Sementara untuk SD yang lantainya sudah ditinggikan, hanya halamannya yang tergenang air.

“Meskipun demikian, SD yang kondisinya seperti itu, tetap meliburkan anak didiknya, karena halaman sekolah licin oleh air dan lumpur sisa banjir. Kalau ada siswa yang terpeleset dan jatuh, siapa yang harus bertanggungjawab,” tuturnya.

Siswa yang diharuskan tetap masuk sekolah, lanjutnya, adalah siswa kelas VI. Mereka dimita membantu para guru, bekerja bakti membersihkan ruang kelas yang terendam, dari air maupun lumpur sisa banjir. Juga membersihkan halaman sekolah dari sampah yang terbawa oleh banjir.

“Kemarin saya seharian, keliling ke SD-SD yang terkena bencana banjir itu,“ ungkapnya.

Diantara SD yang hanya terendam halamannya saja, adalah SD 1, SD 2 dan SD 3 Kirig, SD 4 Golantepus, SD 2, SD 3, 4 Kesambi dan SD 3 Mejobo. SD yang letaknya di Jalan Raya Mejobo ini, hanya perpustakaannya saja yang terendam, karena lantainya belum ditinggikan.

“Sedangkan untuk SD yang terendam sampai airnya masuk ke ruang kelas, diantaranya SD 1 dan SD 5 Kesambi yang letaknya di sebelah timur Sungai Piji,” Suhendro menambahkan, “Terkait bencana banjir di Wilayah UPT Pendidikan Kecamatan Mejobo itu, sudah kami laporkan ke dinas. Juga perkembangannya pada hari ini, kegiatan belajar mengajar berjalan normal.” (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.