Segudang Manfaat Belajar Seni Tari Bagi Anak

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Banyak jenis kegiatan ekstrakulikuler (Ekskul) yang diperuntukan bagi siswa di setiap jenjang pendidikan. Di luar itu, banyak orangtua yang mengambil les yang sesuai dengan minta dan bakat bagi putra-putrinya.

Mengapa hal tersebut diterapkan sejak dini bagi anak-anak. Bahkan, banyak Taman Kanak-kanak (TK) di Kudus yang memberikan jam pelajaran tambahan bagi anak didiknya, misalnya ekskul seni tari, berikut ulasannya.

Pemilihan seni tari sebagai mata pelajaran atau ekskul di TK, bukan tanpa suatu alasan. Seni tari ternyata, memiliki segudang manfaat yang tidak pernah disadari oleh orangtua. Dari melatih kinerja otak, hingga pembentukan karakter pada anak.

“Anak yang mengikuti seni tari akan lebih disiplin. Mengapa? Karena dalam belajar seni tari, anak akan terlatih untuk menyesuaikan gerakan tubuh dengan alunan musik. Dari situ, anak belajar menjalankan sesuatu secara tepat waktu,” ujar Pelatih Tari, Sri Yuli Pinilih (46), Senin (05-02-2018).

Seni tari, juga bermanfaat untuk melatih fisik dan koordinasi tubuh anak, dimana anak dituntut aktif bergerak dan merangsang otaknya, untuk senantiasa menyelaraskan antara pikiran, gerakan dan alunan musik.


“Sehingga dapat menurunkan resiko obesitas dan sejumlah penyakit, serta meningkatkan kecerdasan anak,” tuturnya.

Pertunjukan seni tari, sering kali dilakukan secara berkelompok. Hal ini akan melatih anak untuk bekerjasama dengan rekan satu timnya dan mengesampingkan egonya untuk mempersembahkan penampilan yang bagus.

Wanita yang telah 18 tahun mengeluti dunia seni tari itu menambahkan, bentuk kerjasama ini akan mengajarkan anak, bahwa kemenangan bisa diraih dengan cara bekerjasama, bukan hanya diperoleh berdasarkan skill dan kemampuan individu saja.

“Tak hanya itu, belajar seni tari dapat memupuk rasa percaya diri pada anak. Sehingga anak dapat menuangkan dan mengekpresikan segala kreativitas yang dimilikinya dengan lebih maksimal,” ungkapnya.

Kesenian tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan, namun laki-laki juga bisa belajar seni tari. Karena gerakan tari bagi perempuan dan laki laki berbeda.

“Gerakan tari untuk perempuan lebih gemulai, sedangkan untuk laki-laki lebih lincah. Ada juga tarian yang diperuntukan laki-laki, seperti tari kuda-kuda, jaranan dan parang kusumo,” pungkas Yuli sapaan akrabnya.

Belajar seni tari merupakan suatu bentuk upaya pelestarian budaya nusantara. Selain itu, terdapat segudang manfaat yang diperoleh dari belajar seni tari. (NNC/AM)

No comments

Powered by Blogger.