Shio Anjing, Lambang Kesetiaan Namun Bisa Berontak

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus - Tahun Baru Imlek 2569 yang baru berjalan beberapa hari ini menandakan pergantian shio. Dimana sebelumnya dari shio ayam api menuju shio anjing. Etnik Tionghoa pun sibuk menyambutnya dengan bersembahyang di kelenteng maupun di rumah masing-masing.

Shio anjing merupakan salah satu dari ke-12 shio yang ada dalam penanggalan Tiongkok. Menurut kepercayaan Tionghoa, orang yang mempunyai shio anjing adalah orang yang loyal, jujur dan dapat dipercaya, namun juga bisa sabar dan merawat.

Keberuntungan selalu menyelimuti di setiap pergantian tahun china, namun kewaspadaan dalam melangkah juga diperlukan. Hal itulah yang dikatakan warga keturunan Tionghoa, Liong Kuo Tjun, saat ditemui isknews.com di Klenteng Hok Hien Bio Kudus, belum lama ini.

Liong Kuo Tjun (memakai baju adat Cina) bersama Bupati Kudus dan OPD, saat pembukaan karnaval arak-arakan sambut Bwee Gee di Klenteng Hok Hien Bio Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Dikatakannya, shio anjing ini menggambarkan lambang kesetiaan, namun ia juga bisa memberontak dan merusak jika disakiti. Namun, adakalanya anjing malah bisa melindungi kepentingan orang lain, dari pada kepentingannya sendiri.

Kebetulan tahun 2018 merupakan tahun politik untuk memilih pergantian estafet kepemipinan. Ia mengimbau masyarakat supaya jeli dalam memilih pemimpin. "Jika pemimpinnya adil, bijak, peduli, serta melindungi dan mengayomi maka rakyatnya juga akan patuh.”

Ditambahkan Liong, layaknya hewan anjing yang dipelihara majikannya, jika diperlakukan dengan baik maka si anjing akan menurut dan sikapnya juga baik. Bahkan, jika saking sayangnya kepada majikannya, di tinggal pergi pun tetap setia.

“Semua shio itu baik, namun ada sisi tidak baiknya juga. Karena itu harus bersikap hati-hati,” pungkas Liong. (AJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.