Pembukaan Akses Jalan Menara Kudus Terkendala Perbaikan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Lintas Kudus – Meskipun sudah dipasang rambu-rambu larangan bagi kendaraan roda empat, namun akses ke Jalan Menara Kudus itu, masih belum dibuka secara penuh. Pasalnya, hingga kini perbaikan jalan masih berlangsung, sehingga untuk membuka akses secara penuh Jalan Menara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus menyerahkannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, selaku pelaksana proyek.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kabupaten Kudus, Putut Sri Kuncoro, saat dihubungi isknews.com, Kamis (01-03-2018), membenarkan hal itu. Menurut dia, kewenagan Dishub terkait Jalan Menara adalah mengatur arus lalu lintas sesuai peruntukannya, yakni hanya diperbolehkan untuk kendaraan roda dua dan becak, terlarang bagi kendaraan roda empat. 

“Aturan itu sudah kami laksanakan dengan memasang rambu-rambu di ketiga akses pintu masuk Jalan Menara. Namun untuk pembukaan pintu Jalan Menara secara penuh, sudah kami serahkan ke Dinas PUPR, karena hingga kini perbaikan jalan tersebut, belum selesai,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Hari Wibowo yang dihubungi terpisah, membenarkan kalau perbaikan Jalan Menara itu hingga kini masih berlangsung. 

”Hal itu karena proyek pembangunan Jalan Menara yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 9,817 miliar, masih dalam pemeliharaan oleh pihak rekanan,” tuturnya.

Akses masuk ke Jalan Menara Kudus, sebagian masih ditutup pagar. (Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Masa pemeliharaan tersebut, lanjutnya, selama enam bulan, terhitung sejak Desember 2017 – Mei 2018. Rekanan bertanggungjawab melakukan perbaikan, jika terjadi kerusakan terhadap proyek tersebut. Perbaikan memakan waktu cukup lama, karena tidak bisa dilakukan sekaligus. 

Jika perbaikan dilakukan terhadap semua kerusakan secara sekaligus, akan menggangu warga masyarakat yang melewati jalan tersebut. Intensitas arus lalu lintas di jalan itu setiap hari cukup padat. 

“Nanti perbaikan sudah selesai semuanya, kami akan membuka akses pintu masuk ke Jalan Menara secara penuh,” pungkasnya. 

Seperti diberitakan di isknews.com, proyek pembangunan jalan kawasan Masjid Menara Kudus, sebagaimana tercantum dalam tulisan di papan proyek, memakan waktu selama 180 hari kalender, atau sekitar enam bulan.

Hal itu karena kegiatan yang dikerjakan tidak hanya peningkatan jalan, melainkan juga pembangunan drainase dan gapura pintu masuk ke kawasan Masjid Menara, sebanyak tiga buah di tiga lokasi yang letaknya terpisah serta LPJU.

Untuk akses jalan, pada kawasan wisata religi Masjid Al Aqsha Menara Kudus yang dipasangi granit, sebanyak dua ruas jalan yakni Jalan Menara dan Jalan Madurekso dengan ukuran panjang masing-masing 492, 7 meter dan 167 meter, lebar jalan rata-rata 5,10 meter. Total anggaran atau biaya pembangunan proyek tersebut mencapai sebesar Rp 9.817.608.000. (DM/AM)

No comments

Powered by Blogger.