Gara-gara Penyakit Ini, Gadis Cantik Ini Raih Rekor MURI

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Inspirasi - Peduli terhadap sesama, ternyata bisa mendatangkan berbagai kesempatan. Termasuk kesempatan mendapatkan gelar dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Termasuk saat peduli terhadap penyakit yang satu ini.

Hal inilah yang dialami Elaine Kusuma, gadis berusia 16 tahun, yang diganjar rekor MURI, karena kepeduliannya kepada penderita penyakit thalassemia. Dia mendapatkan rekor tersebut, setelah membagikan puluhan ribu pembatas buku atau bookmark, sebagai salah satu bentuk kampanye kepeduliannya.

Elaine diberi penghargaan MURI untuk kategori The Most Distribution Bookmark, yang diserahkan Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo. Tepatnya paling banyak menyebarkan bookmark atau pembatas buku. Jumlah tepatnya adalah 41.300 buah pembatas buku, yang dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Elaine Kusuma saat menerima penghargaan rekor MURI. (istimewa)

Pembagian bookmark ini dilakukan, dalam rangka kampanye peduli penderita thalassemia atau penyakit kelainan darah. Ini adalah salah satu aktivitas Elaine, yang memang sudah dilakukan sejak lama.

Siswa kelas 11 salah satu sekolah menengah atas (SMA) ini, mengatakan jika kampanye ini dilakukan sebagai upaya memperingatkan masyarakat, mengenai bahayanya penyakit thalassemia. ”Ini adalah penyakit kelainan darah, dan merupakan penyakit keturunan.

Sehingga saya ingin supaya masyarakat bisa peduli dan memahami penyakit ini,” tuturnya.
Dengan kampanye tersebut, Elaine berharap bisa masyarakat waspada dan berupaya menghindari penyakit ini. Salah satunya lewat pemeriksaan darah, yang bisa dilakukan menjelang pernikahan.

”Selain itu, saya ingin mengajak masyarakat untuk peduli terhadap penderita thalassemia yang juga membutuhkan bantuan. Dengan menyumbangkan darahnya, supaya penderita bisa terbantu,” jelasnya.

Di samping pembagian pembatas buku, Elaine juga melakukan kampanye lain seperti konser untuk penderita thalassemia, dan berkunjung ke rumah sakit untuk menemui penderita.

Karena Elaine juga dikenal sebagai drummer yang memiliki grup band sendiri. ”Saya ingin menyebarkan kepedulian terhadap penderita thalassemia ini, kepada masyarakat dengan cara yang saya bisa. Salah satunya lewat musik,” ujarnya.

Penghargaan MURI sendiri, menurut Elaine, akan semakin memacunya untuk meningkatkan kepedulian itu. Karena itu adalah upaya kebaikan yang harus terus menerus dipupuk. ”Dengan begitu, maka penderita akan bisa sedikit terobati. Kalau kita peduli, maka itu akan membantu mereka,” katanya.

Elaine sendiri tergugah untuk membantu penderita thalassemia, setelah berkunjung ke berbagai rumah sakit. Di sana dia bertemu dengan penderita, yang juga ada anak-anak di dalamnya. Inilah yang kemudian menimbulkan simpati mendalam kepada penderita, hingga akhirnya membuatnya tergerak melaksanakan serangkaian kampanye kepedulian ini.

Selain itu, Elaine juga jago di bidang musik dan lukis. Dia adalah drummer cantik yang juga memiliki sebuah grup band, dan sering tampil di berbagai acara. Selain itu, aksi kepedulian sosial lainnya adalah, dirinya juga sering membuat seminar-seminar pengembangan, bagi teman-temannya.

Satu lagi yang patut diacungi jempol dari Elaine adalah, diirnya membuat Stacksindo, yang merupakan aplikasi untuk membantu keuangan pedagangan kami lima (PKL).

”Semua yang saya lakukan, karena saya ingin supaya masyarakat luas bisa memahami jika masih banyak orang-orang yang membutuhkan di luar sana, yang harus kita bantu. Dan saya senang melakukannya,” imbuh putri nomor dua dari dua bersaudara, pasangan pengusaha John Kusuma dan Arlinda Nugroho ini. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.