Jejak Kemeriahan Pasar Tiban Kudus

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Budaya - Pagi itu, cuaca cerah terlukis indah di langit Kota Kudus. Birunya atmosfer yang membentang luas, dengan hiasan beberapa awan putih yang membumbung tinggi dan pancaran penuh sinar matahari. Seolah telah menaburkan aura-aura positif bagi masyarakat Kudus.
Senyum manis dan raut bahagia, tergambar jelas dari geliat aktivitas masyarakat, di pagi itu. Hal serupa juga nampak di bawah kerimbunan pohon mangga, kelengkeng, jamu dan pisang, yang ada di sebuah halaman rumah.

Pagi itu, disana terlihat geliat aktivitas beberapa pedagang yang tengah menata dagangannya. Dengan gesit dan cakatan, tangan mereka menata satu persatu dagangan itu. Suasana kian semarak dengan hadirnya beberapa pengunjung yang terus berdatangan membanjiri halaman rumah tersebut.

Rimbunnya pepohonan di halaman rumah H. Fakih, menciptakan suasana yang beritu rindang dan sejuk. Tak ayal, jika para pengunjung betah berlama-lama menghabiskan waktu di sana. Masyarakat Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, mengenal betul halaman rumah H. Fakih ini sebagai Pasar Tiban.

Pasar Tiban di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Minggu (15-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM).

Secara terminologi, Pasar Tiban diartikan sebagai pasar yang tiba-tiba muncul di tengah keramaian pada acara hajatan ataupun pesta. Pasar ini, sudah menjadi fenomena yang lazim bagi masyarakat di perkotaan dan beberapa desa di Indonesia.

Pasar Tiban yang telah menjadi agenda mingguan dari crew Jual Beli Online (JBO) ini selalu meriah dengan dengan berbagai hiburan menarik seperti musik, lomba menulis, lomba nyanyi dan lomba mewarnai. Berpadu dengan dekorasi bernuansa damai dan semangat kekeluargaan, menjadikan suasana Pasar Tiban begitu hidup dan semarak.

Di sisi lain, nampak para penjual yang antusias menawarkan dagangannya kepada setiap pengunjung yang datang. Di Pasar ini teesedia berbagai jenis kuliner dan pakaian. Di tempat tersebut, lidah pengunjung seolah di manjakan dengan lezatnya pecel pincuk, susu kambing, siomey, bakso bathok, ayam geprek, krupuk slondoh, pie susu, aneka kue basah dan kue kering.

Dalam pasar tiban juga terdapat rangkaian  kegiatan eduwisata yang menarik yakni swafoto dan belajar ternak kelinci. Bahkan dalam waktu dekat, Pasar Tiban ini akan dilengkapi dengan usaha dan refreshing kolam pemancingan dengan gaya natural.

Guna meramaikn pasar tiban kali ini oleh panitia diadakan  lomba nyanyi dangdut yang yang diikuti oleh para pengunjung dan para pedagang. "Kegiatan ini diadakan spesial untuk meramaikan Pasar Tiban dan menggali bakat penyanyi handal di Kota Kudus," ungkap Ony kordinator Pasar Tiban, Minggu (15-04-2018).

Dalam kesempatan tersebut, dihadir Sa'diyanto, Anggota Dewan Kabupaten Kudus, yang turut menyumbang sebuah lagu serta memberikn apresiasi positive terhadap kegiatan Pasar Tiban ini.

Dalam kesempatan tersebut, Sa'diyanto berpesan agar publikasi dari Pasar Tiban tersebut diperluas melalui berbagai media sosial seperti facebook. "Diharapkan suasana yang ada di Pasar Tiban ini semakin ramai dan dapat menyedot banyak pengunjung," pungkas Sa'diyanto. (NNC)

No comments

Powered by Blogger.