Mabi Saka Taruna Bumi Kudus, Ajak Generasi Muda Jadi Petani Modern

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Pendidikan - Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara (Mabi Saka) Taruna Bumi Kudus, mengajak puluhan pelajar yang tergabung dalam Pramuka Saka Taruna Bumi Kabupaten Kudus untuk menjadi petani modern.

Mengingat, sektor pertanian merupakan salah satu komponen pembangunan nasional, yang akan menghantarkan negeri ini menuju swasembada pangan dan tercapainya pengentasan kemiskinan. Untuk mewujudkan itu semua, peran aktif masyarakat Indonesia di bidang pertanian sangatlah dibutuhkan.

Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, banyak masyarakat, terlebih para generasi muda yang mulai meninggalkan dunia pertanian. Padahal di beberapa negara maju, yang tengah gencar-gencarnya mengkampanyekan gerakan pertanian modern.

Untuk menyiapkan generasi muda yang mencintai dunia pertanian, Kepala Mabi Saka yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto, menyampaikan harapannya untuk bisa mencetak generasi muda yang cinta dunia pertanian melalui gerakan pertanian moder. Karena petani zaman sekarang, membutuhkan pemahaman mendalam akan berbagai fungsi peralatan dan teknis pengelolaan pertanian.

Pramuka Saka Taruna Bumi Kabupaten Kudus, Minggu (15-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM).

“Sebab sekarang pertanian sudah berpindah ke mekanisasi dengan menggunakan mesin-mesin seperti di negara maju. Sekali lagi, selamat bergabung di dunia pertanian ,” kata Catur Sulistiyanto, dalam sambutannya, usai melantik anggota Saka Tarunabumi tahun 2018 di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Minggu (15-04-2018).

Didampingi oleh Moch Rozi,  Ketua Saka Tarunabumi dan Heru Budi Hartawan, Pamong Saka Tarunabumi. Pihaknya mengaku bangga melihat generasi penerus yang masih antusias dan memiliki kemauan tinggi untuk berkecimpung di dunia pertanian.

Oleh karenanya, untuk menyesuaikan pertanian yang ada, dengan perkembangan dunia pertanian modern, para anggota Saka Tarunabumi dipekerkenalkan dan diajarkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dimiliki Dinas Pertanian dan Pangan Kudus.

“Tidak hanya dunia pertanian dengan mesin-mesin modern-nya. Kita persilahkan juga para pajar untuk menggali serta mengembangkan ilmunya dibidang peternakan dan perikanan yang ada di lingkungan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus,” harapnya.

Selain itu, para anggota Saka Tarunabumi yang notabene adalah generasi muda, yang aktif dalam berbagai sosial media juga di ingatkan, untuk bisa memilih dan memilah berita, sehingga tidak akan terbawa ke dalam arus berita hoax.

Sebagai gambaran, Saka Taruna Bumi adalah wadah bagi pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya. Sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian.

Saka Taruna Bumi meliputi 5 krida. Yaitu Krida Pertanian dan Tanaman Pangan, Krida Pertanian Tanaman Perkebunan, Krida Perikanan, Krida Peternakan dan Krida Pertanian Tanaman Hortikultura.

Ketua Saka Taruna Bumi Kudus, Moch Rozi, menambahkan bahwa dengan prosesi pelantikan ini, secara otomatis para peserta sudah menjadi anggota dunia pertanian.
“Jadi selanjutnya mereka dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus dunia pertanian yang handal di masa yang akan datang. Untuk aktifitasnya dilakukan di BPP Kecamatan Gebog secara berkelanjutan,” terang Moch Rozi. (NNC)

No comments

Powered by Blogger.