Pemkab Kudus Anggarkan Rp 9,4 M Untuk Proyek 11 Jembatan

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Infrastruktur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupatan Kudus, pada 2018 ini, akan mengerjakan proyek jembatan sebanyak 11 unit. Proyek yang didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Dearah (APBD) Kabupaten Kudus, total sebesar Rp 9,4 miliar itu, semuanya berasal dari aspirasi anggota DPRD Kabupaten Kudus.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Hari Wibowo, saat dihubungi isknews.com, Jumat (20-04-2018), di ruang kerjanya, membenarkan hal itu. Menurut dia, pada TA 2018 ini, dinas PUPR mengajukan pengadaan proyek jembatan sebanyak 20 unit, baik untuk pengerjaan rehab maupun pembangunan jembatan baru. “Dari sejumlah itu, yang disetujuii atau masuk dalam Dokomen Pelaksanaan Anggaran (DPA), sebanyak 11 unit. Semuanya proyek aspirasi anggota dewan.”

Jembatan Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, salah satu dari lima jembatan yang akan direhab. (Foto : Darmanto Nugroho/isknews.com)

Ke sebelas proyek jembatan tersebut, lanjutnya, terbagi pengerjaan rehab sebanyak lima unit, enam unit pembangunan jembatan baru, sebagai pengganti jembatan lama. Rinciannya, lima jembatan yang akan direhab, jembatan yang menghubungkan Desa Piji – Puyoh, Kecamatan Dawe, Jembatan Desa Pladen – Jawik dan Gajian – Pladen (Jekulo), Jembatan Winong (Kaliwungu) – Padurenan (Gebog), serta Jembatan Desa Purworejo – Jalan Universitas Muria Kudus (UMK)-1. 

Total anggaran untuk rehab lima jembatan sebesar Rp 3,05 milyar, dari mulai yang anggarannya terendah Rp 390 juta dan tertinggi Rp 975 juta, ukuran panjang jembatan 10 – 12 meter, lebar 4 – 6 meter. 

Sedangkan jembatan yang dibangun baru dengan membongkar bangunan lama, sebanyak enam unit, yakni Jembatan Desa Terban – Kancilan dan Jembatan Klaling - Jekulo, Kecamatan Jekulo, Jembatan Gebog – Menawan (Gebog), Jembatan Purworejo – UMK-2, Jembatan Desa Cendono (Bae) – Piji (Dawe) dan Jembatan Desa Larikrejo – Kaliyoso, Kecamatan Undaan. 

“Total anggaran untuk pembangunan enam jembatan tersebut, sebesar Rp 6,35 miliar, anggaran terendah sebesar Rp 700 juta dan tertingi Rp 1,5 miliar, ukuran panjang jemabatan 10 – 15 meter dan lebar 6 meter.”

Terkait dengan pelaksanaan pengadaan proyek tersebut, hingga saat ini belum diketahui, karena masih dalam proses lelang. Namun seperti pada TA sebelumnya, proses lelang diselenggarakan pada akhir April, sehingga bisa mulai dikerjakan paling lambat pertengahan Mei 2018. “Dengan perhitungan waktu pengerjaan selama 80 hari kalender, proyek jembatan itu diharapkan bisa selesai sesuai target,” pungkas Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus itu. (DM)

No comments

Powered by Blogger.