PKL GOR Wergu Wetan Bakal Ditata

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Infrastruktur - Dinas Perdagangan Kudus belum lama ini mengumpulkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah komplek GOR Bungkarno Wergu Wetan Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus untuk dilakukan pembinaan dan penataan, Senin (16-4-2018).

Ketua Paguyuban PKL GOR Amin khudhori mengatakan, saat ini keberadaan PKL GOR jumlah anggotanya yang telah terdata Dinas Perdagangan berjumlah 125, Hingga saat ini bertambah 14 menjadi 139 pedagang.

Meski begitu, 14 pedagang tersebut pada waktu mendaftar untuk ijin berjualan sudah kami katakan sebelumnya, "Kami tidak berjanji jika nantinya waktu di fasilitasi tempat dari Dinas, tidak mendapat bagian kios atau los, karena yang diutamakan yang sudah terdata dulu," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti menanggapi terkait jumlah keseluruhan PKL Gor Bungkarno yang bertambah lagi. Dari data tersebut, nantinya mereka akan diarahkan terkait tempat atau lokasi berjualan supaya lebih tertata.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti saat memberikan sambutan dihadapan ratusan PKL GOR Bungkarno Wergu Wetan. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS,COM)

"Jumlah tersebut yang menempati area Sport Center dan samping Stadion itu, nantinya akan kami cek, apakah ada pedagang yang mempunyai cabang di area paguyuban lain atau tidak," jelasnya kepada isknews.com 

Jika kedapatan ada yang mempunyai dua lapak, lanjut Eti, maka PKL akan disuruh memilih, diantara keduanya. Ia menegaskan, "Tempat tersebut dikhususkan hanya untuk warga yang ber KTP Kudus,"

Eti menambahkan, Para pengurus paguyuban PKL GOR (Senin sore, Red) kami ajak ke Jepara dan Pati untuk melihat kondisi tenda PKL yang telah diterapkan di kedua kabupaten tersebut. 

Rencananya, jika nantinya diterapkan tenda besar, maka lokasinya akan kami taruh di sport center dibagian tenggara yang dekat dengan jalan. "Meski total 125 PKL yang sudah terdata, namun kami usahakan tempat berjualan untuk 14 PKL tambahan, supaya bisa muat di tenda besar itu," pungkasnya. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.