PPJT Cluster Kudus, Akhirnya Dapatkan Lahan Untuk Angon Lebah Madu

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Ekonomi - Sebuah angin segar berembus, membangkitkan kembali semangat para peternak lebah madu di Kota Kudus, yang sempat padam. Minimnya lahan terbuka hijau sebagai ladang angon para peternak lebah madu, kini telah menuai sebuah solusi.

Wacana yang menyebutkan, bahwa sebagian kawasan Waduk Logung akan dijadikan sebagai lahan angon lebah madu, telah mendapat sebuah titik terang. Diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto, dalam acara Sosialisasi dan Sarasehan Peternak Lebah Madu, jika para peternak lebah madu di Kudus akan mendapatkan lahan seluas 50 hektar di kawasan Waduk Logung, sebagai tempat angon.

Dengan begitu para peternak lebah tidak perlu pergi keluar kota ataupun provinsi, untuk menggembala lebah-lebahnya tersebut, sebagaimana yang dilakukan selama ini. Adapun teknis kerjasamanya, mulanya Persatuan Perlebahan Jawa Tengah (PPJT) cluster Kudus akan melakukan investasi penanaman tanaman dan perawatan hingga munculnya bunga sabagai tempat makan lebah. Sedangkan hasil hutan akan menjadi milik perhutani.

Peternak sedang memanen hasil budidaya lebah madu di Kudus, Rabu (18-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Sontak, kabar gembira ini disambut meriah dan antusias oleh para peternak lebah di Kabupaten Kudus. Karena dalam waktu dekat mereka akan memiliki lahan untuk menggembala lebah-lebahnya. Sehingga tidak perlu jauh-jauh pergi keluar kota ataupun provinsi hanya untuk menggembala lebah.

“Kami, sangat sangat berterimakasih pada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Ini merupakan suatu perhatian yang luar biasa. Untuk langkah pertama, lahan seluas itu sudah bagus. Meski idealnya kami ingin lahan terbuka hijau mencapai 350 hektar di wilayah Kudus. Sebab peternak lebah di Kudus saat ini sudah mencapai sekitar 3000 koloni ,” ungkap Muskan, Ketua PPJT cluster Kudus, Rabu (18-04-2018).

Pada kesempatan itu, Catur Sulistiyanto juga menegaskan jika pihaknya akan segera berkoordinasi dengan ketua PPJT cluster Kudus, untuk perencanaan kegaitan pembibitan tanaman. Dalam kesempatan tersebut, mereka telah mendiskusiakan dan mensepakati terkait jenis pohon yang akan ditanam yakni randu, akasia, kaliandra dan tanaman buah.

Tidak dipungkiri, dengan adanya kerjasama ini turut berkontribusi menghijaukan sebagian wajah Waduk Logung. Suasana yang rindang dan sejuk akan menciptakan sebuah kesan tersendiri, saat memasuki temapat tersebut. 

“Tadi disampaikan bahwa, besok senin kita akan bersama-sama melakukan survei lokasi sekaligus pemetaan untuk tempat penanaman. Dengan demikian, sekitar logung akan hijau dan rindang oleh pepohonan. Di sisi lain, para peternak lebah juga bisa menempatkan kotak-kotak lebahnya dengan nyaman di sana,” terang Catur.

Tak berhenti sampai di situ, pihak Dinas Pertanian dan Pangan rupanya masih memiliki sebuah pekerjaan rumah terkait proses pembuatan lahan angon ini. Diungkapkan oleh Ketua PPJT Cluster Kudus, jika pihak Dispertanpangan, harus  memberikan pemahaman pada warga sekitar Waduk Logung bahwa kehadiran lebah tidak akan merusak tanaman mereka. Namun justru memberikan manfaat berupa membantu penyerbukan dari bunga tanaman milik warga. (NNC) 

No comments

Powered by Blogger.