Teladani Perjuangan Kartini, Pedagang Pasar Tiban Duit Bathok Kenakan Kebaya

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Budaya - Suasana peringatan Hari Kartini masih kental terasa di Pasar Krempyeng atau Pasar Tiban Duit Bathok, yang berlokasi di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Pada Minggu (22-04-2018), nuansa perjuangan Kartini sebagai sosok yang tangguh dan mandiri dalam menegakkan emansipasi wanita, tercermin dalam ornamen maupun pedagang di Pasar itu.

Pasar yang bertempat di belakang KUD Bae tersebut, selama ini identik dengan kekumuhan. Namun tak disangka, managemen JBO mampu menyulapnya menjadi pasar untuk destinasi wisata yang bernilai edukasi.

Suasana peringatan Hari Kartini di Pasar Tiban, Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Minggu (22-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

"Momen Hari Kartini ini, kami jadikan sebagai kebangkitan bagi crew JBO yang kami bina. Salah satunya dengan menyulap pasar yang selama ini yang terkesan kumuh, menjadi pasar yang  warna-warni. Selain itu, karena 90% pedagang di pasar ini adalah ibu-ibu, dimana 30% diantaranya adalah kepala keluarga alias tulang punggung bagi keluarganya. Sehingga pada peringatan Hari Kartini ini, semua pedagang pasar kompak memakai kebaya untuk menghargai perjuangan pahlawan wanita," ujar kordinator Pasar Tiban, Bambang Dipenda.

Kegiatan peringatan Hari Kartini yang dilakukan di Pasar Tiban, juga diisi dengan kegiatan apel pagi. Dalam apel tersebut, tidak lupa dikumandangkan lagu Ibu Kita Kartini, sebagai wujud mengenang besarnya jasa Raden Ajeng Kartini bagi kaum wanita di negara ini.

Pada acara tersebut, Murtono, Pembantu Rektor 1 Universitas Muria Kudus, yang menjadi pembina Pasar Tiban, mengaku terkesan dengan apa yang dilakukan oleh para pedagang dan crew manajemen JBO.  Tidak hanya menghargai jasa pahlawan, tatapi juga dapat menyulap pasar yang kumuh dengan berbagai baner warna warni. Sehingga menciptakan kesan yang indah sebagai destinasi wisata baru. Tidak dipungkiri, hal ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.

Suasana peringatan Hari Kartini di Pasar Tiban, Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Minggu (22-04-2018). (Istimewa/ISKNEWS.COM)

"Ini sangat bagus dan kreatif. Karena dapat merubah lingkungan yang kumuh dengan aneka ornamen warna warni. Sehingga bisa menjadi destinasi wisata baru di Desa ini. Selain itu, ide ini juga bisa bermanfaat untuk mendongkrak perekonomian mereka sendiri," ujar penggiat wirausaha ini.

Dari pantauan isknews.com, ide pedagang yang memperingati hari kartini dengan memakai kebaya, terbilang unik. Tidak sekedar itu, para pengunjung Pasar Tiban juga dihibur dengan eduwisata kelinci dan memanah yang dipelopori oleh Maskur dan manajemen JBO. Serangkaian kegiatan yang diadakan crew JBO Pasar Tiban mampu menghipnotis para murid TK dan rombongan pembeli. Aura bahagia dan antusias tergambar jelas dari wajah mereka, saat berkeliling sambil menikmati suasana pasar.

"Pasar ini menginspirasi dan edukatif bagi anak-anak. Walaupun ini baru pertama kali bagi saya, semoga kegiatan semacam ini bisa dipertahankan. Terutama pada peringatan hari-hari nasional dan keagamaan. Jika para pedagang dapat berkomitmen, saya yakin perekonomian masyarakat juga bisa ikut terangkat. Misalnya, pada peringatan proklamasi, pedagang dapat memakai pakaian adat atau pakaian yang sesuai dengan tema, pasti akan lebih bagus," ujar Yanto, pengunjung Pasar Tiban. (NNC)

No comments

Powered by Blogger.