Anak Usia 4 Tahun Boleh Belajar Berpuasa, Ini Syaratnya

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Inspirasi - Puasa menjadi sebuah kewajiban bagi umat Islam yang telah memasuki akil baligh. Namun tidak jarang, orang tua mengajarkan dan melatih anaknya yang masih kecil untuk berpuasa. 

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Pediatrica Universitas Gadjah Mada, menyebutkan bahwa anak usia 4 sebenarnya sudah siap belajar berpuasa. Pada usia ini, otak anak telah siap menerima dan memahami berbagai informasi yang diterimanya. Usia 4 tahun masuk dalam periode golden age, sehingga pada usia tersebut anak dapat dengan mudah menyerap setiap informasi yang diterima maupun kebiasaan yang dilakukan orang-orang di sekelilingnya.

Tak heran, pada periode ini banyak orang tua yang  Beberapa ahli kesehatan juga meyakini bawa berpuasa dapat meningkatkan hormon pertumbuhan dan daya tahan tubuh pada anak.

"Selama berpuasa, saluran pencernaan beserta enzim dan hormonnya akan beristirahat selama beberapa jam. Dengan begitu, kerja sistem pencernaan akan lebih optimal dan tubuh anak akan lebih sehat," ungkap dr. Donny Wicaksana, Kamis (17-05-2018).

Istimewa
Selain itu, secara psikologis anak yang berpuasa akan memiliki pola hidup yang lebih disiplin, sabar dan dapat mengendalikan diri. Namun yang perlu diingat, bahwa anak memiliki kemampuan yang terbatas dalam menjalankan puasa. Sehingga orang tua harus memperhitungkan kemampuan anak dalam menjalankan puasa secara matang.

Dikutip dari laman Pediatrica RS Universitas Gadjah Mada yang disampaikan oleh dr. Ade Febrina Lestari, M. Sc, Sp. A, bahwa waktu puasa pada anak berkisar antara 4 - 6 jam. Waktu ini terbilang lebih pendek dibandingkan pada orang dewasa yang bisa mencapai 12 jam.

Melatih berpuasa pada anak usia 4 tahun, bisa dimulai dengan memberikan edukasi rohani mengenai manfaat dan cara menjalankan ibadah puasa. Pemahaman itu bisa diterapkan dengan mengajarkan anak untuk sahur dan berbuka. "Latihan tersebut bisa dimulai dengan melatih anak untuk bangun dan sahur bersama. Kemudian dilanjutkan dengan berpuasa semampunya, misalnya tidak makan selama 4 - 6 jam. Saat anak sudah rewel karena kelaparan, anak diperbolehkan untuk berbuka," jelasnya.

Dilanjutkannya, "Setelah berbuka anak bisa kembali melanjutkan puasanya. Pada tahap awal anak bisa belajar berpuasa sampai dzuhur. Kemudian bisa ditingkatkan sampai ashar dan maghrib."

dr. Donny menegaskan, anak usia 4 tahun belum bisa mengontrol aktivitas dan emosinya selama menjalani puasa. Sehingga pada usia tersebut tidak boleh dipaksakan untuk menjalankan puasa sebagaimana orang dewasa. Puasa pada anak bersifat edukasi atau pembelajaran, agar nantinya saat memasuki  masa akil baligh, anak sudah siap dan terbiasa menjalankan ibadah puasa. 

"Sejatinya pada usia 12 tahun atau akil baligh anak telah siap secara fisik, psikis dan mental untuk menjalankan puasa. Tidak ada salahnya, jika orang tua mengajarkan anaknya untuk berpuasa sejak dini dan saya rasa itu hal positif. Akan tetapi harus diingat para orang tua, untuk memperhitungkan kemampuan buah hatinya dan puasa tersebut bersifat pembelajaran," pungkasnya. (NNC).

No comments

Powered by Blogger.