Kecamatan Gebog, Ternyata Diambil dari Nama Sebuah Dukuh

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Sejarah - Gebog merupakan sebuah nama kecamatan di Kabupaten Kudus. Kecamatan yang terletak di bagian barat laut Kabupaten Kudus ini, rupanya menyimpan sebuah kisah yang menarik.

Plt. Sekertaris Desa Gondosari, Muhammad Yusuf mengatakan kecamatan Gebog diambil dari nama sebuah dukuh di desanya. Dukuh tersebut bernama Gebog. Konon, nama gebog merupakan pemberian dari seorang ulama' yang bernama Raden Muhammad Syarif.

"Mbah Syarif merupakan putra adipati Sumenep, Pangeran Yudhonegoro yang berdakwah di pantai pesisir utara Jawa, pada masa Kerajaan Sultan Agung atau abad 16," ucapnya pada isknews.com, Kamis (24-05-2018).

Dikatakan Yusuf, dalam perjalannya berdakwah, Mbah Syarif selalu berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain. Beberapa daerah yang dilalui Mbah Syarif, ada yang diberikannya nama. Salah satunya adalah daerah Gebog.

Kantor Camat Gebog, Kudus. Kamis (24-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

"Dahulu, daerah ini masih berupa hamparan tanah yang banyak ditumbuhi pohon pisang. Banyaknya pohon pisang yang tumbuh, hingga membuat daerah tersebut dipenuhi oleh Gedebog atau batang pohon pisang, yang menutupi di jalan," ungkap Yusuf.

Imbuhnya, "Banyaknya gedebog yang menutupi perjalanan Mbah Syarif menyusuri daerah tersebut. Kemudian Mbah Syarif bersabda 'besuk rejoning zaman daerah iki tak jenengke Gebog'. Dari kisah itu, masyarakat menyebutnya dengan daerah Gebog."

Berjalannya waktu, Gebog berubah menjadi sebuah permukiman penduduk yang sangat ramai. Dan daerah tersebut, telah berubah menjadi bagian dari Desa Gondosari. Tepatnya pada masa penjajahan Belanda, didirikan sebuah kantor camat di daerah Gebog. Menurut Perangkat Desa Gondosari, Kasinu, pemberian nama kecamatan Gebog, disesuaikan dengan lokasi kantor camat yang berada di daerah Gebog.

"Karena kantor tersebut berdiri di daerah Gebog, makanya kecamatan ini diberinama kecamatan Gebog. Saya masih ingat, dahulu kantor camat Gebog terletak di Gebog Wetan. Namun pada tahun 1995, kantor tersebut dipindahkan di Gebog Selatan untuk disentralisasikan dengan puskesmas gondosari dan koramil Gebog," pungkas Kasinu. (NNC).

No comments

Powered by Blogger.